IndonesiaBuzz: Sidoarjo, 30 September 2025 – Upaya penyelamatan korban ambruknya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, masih berlangsung intensif. Hingga Selasa (30/9/25) pagi, tim gabungan melaporkan masih ada 7 orang terjebak di bawah reruntuhan.
Sekdaprov Jawa Timur, Adhy Karyono, mengungkapkan bahwa ketujuh korban tersebut diperkirakan masih hidup. Mereka telah mendapat suplai makanan dan oksigen melalui lubang yang berhasil dibuat oleh tim penyelamat.
“Setelah kita masuk dengan membuat lubang, sudah bisa terlihat. Mereka sudah kita beri suplai makanan dan oksigen. Fokus kita, mereka harus selamat,” ujar Adhy di lokasi evakuasi.
Evakuasi korban masih dilakukan secara manual. Penggunaan alat berat belum dimungkinkan karena dikhawatirkan akan memicu runtuhnya struktur bangunan yang masih rapuh. Kendati demikian, Adhy menegaskan pihaknya terus berupaya agar proses penyelamatan bisa selesai dalam waktu kurang dari 24 jam.
Sementara itu, korban yang berhasil diselamatkan sebagian besar telah dievakuasi ke sejumlah rumah sakit di Sidoarjo. Ada yang sudah diperbolehkan pulang, sementara sebagian lainnya masih menjalani perawatan intensif, bahkan operasi.
Menurut data Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 102 korban berhasil dievakuasi, terdiri dari 91 orang keluar secara mandiri dan 11 orang dibantu tim SAR, Dari 11 orang yang dievakuasi, 1 korban ditemukan meninggal dunia, 77 korban luka luka kini dirawat di rumah sakit, rinciannya 34 orang di RSUD Sidoarjo, 38 orang di RS Siti Hajar, dan 4 orang di RS Delta Surya, 38 orang masih dalam pencarian dan diduga tertimbun reruntuhan
Proses pencarian melibatkan puluhan institusi gabungan, termasuk BPBD, TNI, Polri, relawan, serta tenaga ahli struktur bangunan. Fokus utama adalah memastikan korban yang masih terjebak dapat segera dievakuasi dalam kondisi selamat.
Hingga berita ini diturunkan, suasana di sekitar lokasi masih dipadati tim penyelamat dan relawan yang bekerja tanpa henti sejak bangunan Ponpes Al Khoziny ambruk pada Senin (29/9/25) sore. (red)







