Saturday, January 17, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home News Sosial Kemasyarakatan

Dokter PNS DKI Viral, Pamer Gaji Rp 34 Juta per Bulan

by Redaksi IndonesiaBuzz
May 21, 2023
Reading Time: 3 mins read
Dokter PNS DKI Viral, Pamer Gaji Rp 34 Juta per Bulan

Usai viral di Medsos, Dokter PNS DKI yang pamer gaji Rp 34 Juta, minta maaf. (Foto: Istimewa)

IndonesiaBuzz: Jakarta, 21 Mei 2023 – Dokter Ngabila Salama, seorang pegawai negeri sipil (PNS) Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, telah menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat setelah mengungkapkan jumlah pendapatannya atau Take Home Pay (THP) yang mencapai Rp 34 juta per bulan.

Tak hanya itu, Ngabila Salama juga mengklaim memiliki kedekatan dengan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin. Ungkapan tersebut memancing minat publik yang semakin tertarik pada pernyataannya.

Melalui akun Twitter pribadinya, @ngabila, pada tanggal 15 Mei 2023, Ngabila mencuitkan jumlah pendapatannya per bulan sebagai balasan terhadap pengguna lain di Twitter.

Dalam cuitannya, Ngabila juga tak ragu menyebutkan hubungannya dengan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin. Ia berpendapat bahwa untuk naik jabatan, seseorang harus mencari muka atau “menjilat” langsung kepada atasan mereka.

BeritaTerkait

KPK Selidiki Peran Muzakki Cholis dalam Dugaan Korupsi Kuota Haji

Polemik Pindah Matra Rizki Juniansyah, Pengamat Unas Tegaskan Tak Melanggar Aturan

“Saya eselon 4 di dki thp (take home pay) udah 34 jt sebulan ngapain capek2 jd eselon 2 kementerian. Klo ga kenal saya jgn nakar (menilai) saya. Pasti salah,” tulisnya.

Meskipun cuitan tersebut telah dihapus dan Ngabila telah meminta maaf, pernyataannya telah memicu kegeraman dan ketidakpuasan di kalangan sesama dokter.

Setelah menjadi viral, Ngabila kemudian meminta maaf melalui akun Twitter pribadinya, @ngabila, pada 17 Mei 2023.

“Saya juga meminta maaf sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang dirugikan juga instansi saya atas perbuatan yang tidak bijak tersebut,” tulis Ngabila dalam akun Twitter-nya, dikutip pada Minggu (21/5/2023).

“Semoga Allah selalu memberi kemudahan, rizki, kesuksesan untuk smw saudara saya yang membaca. Nikmat sehat yang tak terhingga dan kebahagiaan bersama keluarga.Aamiin YRA,” lanjutnya.

Sementara itu, pada tanggal 16 Mei 2023, Ngabila juga mengakui bahwa ia telah menghapus cuitan yang menunjukkan jumlah pendapatannya per bulan.

Ngabila menjelaskan bahwa inti cuitan tersebut sebenarnya adalah dukungannya terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) Kesehatan. Namun, perhatian publik lebih terfokus pada hal lain.

Dalam cuitan yang sama, Ngabila menyatakan bahwa ia tidak mencari muka atau “menjilat” siapapun, tidak membutuhkan jabatan, dan tidak membutuhkan uang untuk mendukung RUU Kesehatan.

“Maaf tweet saya sblmnya saya hapus, krn substansinya adalah saya dukung ruu scr independen dan netral walau saya asn Melenceng dr substansi yg ingin saya sampaikan: saya tdk menjilat, tdk butuh jabatan dan uang utk membela BARANG BAGUS ini.Smg kita smua bs #dukungruu bersama,” tulis Ngabila dalam cuitannya. tulis Ngabila dalam cuitannya.

Kontroversi yang melibatkan dokter Ngabila Salama ini mengajak kita untuk memahami konteks dan merenungkan dampak dari setiap pernyataan yang kita sampaikan, terutama di media sosial. Ungkapan dan tindakan kita dapat memiliki konsekuensi yang luas dan dapat memengaruhi citra dan reputasi kita sebagai pelayan publik.

Namun, perlu diakui bahwa tindakan Ngabila juga memicu reaksi yang berbeda di kalangan masyarakat. Beberapa orang mendukung kejujuran dan keberanian Ngabila dalam mengungkapkan pendapatnya, sementara yang lain mengecam sikapnya yang dianggap tidak pantas dan tidak mencerminkan etika dan profesionalisme seorang dokter.

Situasi ini juga menyoroti pentingnya transparansi dalam sistem penggajian dan promosi pegawai negeri sipil. Diskusi tentang etika, integritas, dan kualitas dalam pelayanan publik dan pengelolaan birokrasi semakin relevan. Diperlukan langkah-langkah yang efektif untuk memastikan adanya penilaian yang adil, transparan, dan berdasarkan prestasi kerja.

Selain itu, penting bagi setiap individu yang terlibat dalam sektor kesehatan dan pelayanan publik untuk menjaga profesionalisme, integritas, dan etika dalam menjalankan tugas mereka. Masyarakat berharap agar pegawai negeri sipil tetap fokus pada pelayanan yang berkualitas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, bukan mencari keuntungan pribadi atau mengabaikan prinsip-prinsip etika yang mendasar.

Dalam upaya memperbaiki dan memperkuat sistem pelayanan publik, penting untuk melibatkan semua pihak terkait, termasuk organisasi profesi dan otoritas terkait, dalam dialog konstruktif. Dengan demikian, langkah-langkah yang tepat dapat diambil untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan keadilan dalam sistem pengelolaan pegawai negeri sipil, sehingga dapat memastikan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat. @IndonesiaBuzz

Tags: Berita ViralDinkesDKIKemenkesPNS
Share219SendScan

Trending

KPK Selidiki Peran Muzakki Cholis dalam Dugaan Korupsi Kuota Haji
News

KPK Selidiki Peran Muzakki Cholis dalam Dugaan Korupsi Kuota Haji

4 minutes ago
Polemik Pindah Matra Rizki Juniansyah, Pengamat Unas Tegaskan Tak Melanggar Aturan
News

Polemik Pindah Matra Rizki Juniansyah, Pengamat Unas Tegaskan Tak Melanggar Aturan

33 minutes ago
Adies Kadir Umumkan Kepengurusan DPP Ormas MKGR 2025-2030, Libatkan 250 Pengurus
News

Adies Kadir Umumkan Kepengurusan DPP Ormas MKGR 2025-2030, Libatkan 250 Pengurus

1 hour ago
KPK Dalami Asal Usul Emas Rp3,42 Miliar dalam Kasus Dugaan Suap Pajak KPP Madya Jakut
News

KPK Dalami Asal Usul Emas Rp3,42 Miliar dalam Kasus Dugaan Suap Pajak KPP Madya Jakut

6 hours ago
Auto Draft
Ekonomi & Bisnis

Libur Isra’ Mi’raj Tingkatkan Penumpang Kereta Api, KAI Daop 7 Madiun Layani 42.537 Pelanggan

6 hours ago
Indonesiabuzz.com

Enter your email address

TERBARU

KPK Selidiki Peran Muzakki Cholis dalam Dugaan Korupsi Kuota Haji

KPK Selidiki Peran Muzakki Cholis dalam Dugaan Korupsi Kuota Haji

January 17, 2026
Polemik Pindah Matra Rizki Juniansyah, Pengamat Unas Tegaskan Tak Melanggar Aturan

Polemik Pindah Matra Rizki Juniansyah, Pengamat Unas Tegaskan Tak Melanggar Aturan

January 17, 2026

TERPOPULER

Dana Desa di Ngawi Turun Tajam pada 2026, Pemerintah Desa Keluhkan Dampak Program Nasional

Kembali Bertugas di Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama Resmi Jadi Kapolres

Wacana Pengangkatan Pegawai SPPG Jadi PPPK, Bupati Ngawi Tunggu Juknis Pusat

Perbedaan Keterangan Polisi Muncul dalam Kasus Narkoba di Polres Madiun Kota

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In