IndonesiaBuzz: Mojokerto, 1 November 2025 – Kota Mojokerto kini resmi memiliki Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Peresmian dilakukan bersamaan dengan pembukaan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) 2025 di GOR Seni Mojopahit, Rabu (1/10/25).
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita menyebut momen ini bersejarah bagi kota kecil dengan 3 kecamatan dan 18 kelurahan itu. Meski kecil, Mojokerto dialiri 7 sungai besar yang berpotensi menimbulkan bencana, terutama banjir.
“Meski wilayahnya kecil, risiko bencana di Mojokerto cukup besar. Karena itu setiap kelurahan kami bekali untuk menjadi kelurahan tangguh bencana,” ujar Ning Ita.
Ning Ita menegaskan pembentukan BPBD sebagai komitmen pemerintah daerah agar lebih responsif dalam penanggulangan bencana dengan melibatkan masyarakat. Ia juga berterima kasih kepada TNI, Polri, relawan, dan berbagai mitra yang sudah bersinergi.

“Ketangguhan bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga karakter, kedisiplinan, dan solidaritas sosial. Sinergi lintas sektor dan generasi adalah kunci menghadapi bencana,” tambahnya.
Bulan PRB 2025 di Mojokerto mengusung tagline khas Jawa Timur “Tangguh Rek”. Acara berlangsung tiga hari dengan pameran kebencanaan, pelayanan masyarakat, hingga permainan edukasi.
Peresmian BPBD dan pembukaan Bulan PRB turut dihadiri Anggota Komisi VIII DPR RI Sri Wulan, Sekretaris Utama BNPB Rustian, serta perwakilan BPBD Jawa Timur. (Teguh Tri/Koresponden Mojokerto)







