IndonesiaBuzz: Sport – Novak Djokovic membuka langkahnya menuju rekor gelar kedelapan Wimbledon dengan kemenangan dramatis atas petenis Prancis Alexandre Muller, Rabu (2/7/25) dini hari WIB. Meski harus berjuang melawan rasa sakit dan sempat kehilangan set kedua, petenis Serbia berusia 38 tahun itu akhirnya menang 6-1, 6-7(7), 6-2, 6-2 dalam pertandingan berdurasi lebih dari tiga jam.
Djokovic tampil dominan pada set pertama dengan pergerakan lincah khasnya di lapangan rumput All England Club. Namun, kondisi fisiknya mulai goyah di set kedua. Ia menyia-nyiakan enam set point dan tampak kesulitan bernapas, bahkan sempat memegangi dada saat pergantian set. Kondisi itu memaksa Djokovic memanggil tim medis dua kali sepanjang pertandingan.
“Saya berubah dari merasa sangat baik selama satu setengah set menjadi sangat buruk selama sekitar 45 menit,” ujar Djokovic seperti dikutip dari laman resmi ATP. “Entah itu sakit perut atau tidak, saya berjuang melawannya, tetapi kemudian energi saya kembali setelah minum pil ajaib dari dokter dan saya berhasil menyelesaikan pertandingan dengan baik.”
Meski Muller sempat mendapatkan momentum di set kedua, ia gagal memanfaatkannya secara maksimal. Petenis peringkat 102 dunia itu justru melakukan sejumlah kesalahan sendiri, termasuk double fault krusial yang membuat Djokovic merebut break penting di set ketiga.
Dengan dukungan pengalaman dan semangat juang tinggi, Djokovic kembali mengontrol permainan dari baseline dan menutup dua set terakhir dengan relatif mulus. Kemenangan ini memperpanjang rekor sempurnanya di pertandingan pembuka Wimbledon menjadi 20-0.
Djokovic, yang turun dengan status unggulan keenam—peringkat terendahnya di Wimbledon sejak 2018—mengejar gelar kedelapan di turnamen ini, sebuah rekor yang saat ini hanya dipegang Roger Federer.
“Saya tidak akan berada di sini jika saya tidak merasa punya kesempatan,” tegas Djokovic. “Saya rasa saya mendapatkan hak saya untuk benar-benar merasa bisa melaju hingga meraih gelar. Saya telah meraih kesuksesan paling konsisten di Wimbledon.”
Dengan kemenangan atas Muller, Djokovic kini telah mencatatkan 40 kemenangan dalam 42 pertandingan terakhirnya di All England Club. Dua kekalahan yang ia alami selama periode tersebut hanya terjadi di dua final terakhir, termasuk kekalahan dari Carlos Alcaraz tahun lalu. Djokovic akan melanjutkan perjuangannya di babak kedua Wimbledon 2025 dengan status masih sebagai salah satu favorit juara.







