IndonesiaBuzz: Jakarta, 11 Mei 2024 – Sikap mantan calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, dalam mengomentari dinamika kabinet Presiden terpilih Prabowo Subianto, mendapat sorotan tajam dari Partai Demokrat. Deputi Badan Pemenangan Pemilu dan Litigasi DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani, menilai pernyataan tersebut tidak tepat.
Menurut Kamhar, sementara Partai Demokrat menghargai keputusan Ganjar Pranowo untuk tidak terlibat dalam pemerintahan, dia menyoroti pernyataan Ganjar yang menyiratkan bahwa pihak yang bekerja sama dalam kabinet bisa mengganggu jalannya pemerintahan.
“Kurang elok jika dia menyatakan bahwa yang kerap mengganggu adalah pihak-pihak yang diajak kerja sama,” ujar Kamhar dalam pesan Sabtu (11/5/2024).
Lebih lanjut, Kamhar menyarankan Ganjar Pranowo untuk fokus pada pilihannya dan menghindari pernyataan yang dapat menimbulkan insinuasi terhadap pihak lain. “Fokus pada pilihannya dan hindari pernyataan yang insinuatif terhadap pihak lain,” tambahnya.
Deputi Strategi dan Kebijakan DPP Partai Demokrat, Yan Harahap, juga ikut memberikan pandangannya terkait pernyataan Ganjar. Menurut Yan, pernyataan Ganjar mungkin hanya berdasarkan pengalaman saat partainya berkuasa, di mana gangguan seringkali datang dari koalisinya sendiri.
Namun, Yan optimis bahwa di bawah kepemimpinan Prabowo, pemerintahan mendatang akan mampu mengatasi dinamika tersebut dengan menjalin hubungan dan komunikasi yang baik bersama koalisi yang terbentuk.







