IndonesiaBuzz: Yogyakarta, 2 September 2026 – Aksi demonstrasi yang digelar Aliansi Masyarakat Sipil di Simpang Empat Jalan Jenderal Sudirman, Kota Yogyakarta, Selasa (1/9/26), berujung kericuhan setelah terjadi gesekan dengan kelompok massa lain yang meminta demonstrasi dibubarkan.
Aksi yang melibatkan mahasiswa dan masyarakat tersebut dimulai sekitar pukul 16.00 WIB. Massa sebelumnya bergerak dari Bundaran Universitas Gadjah Mada (UGM) menuju Simpang Empat Jalan Jenderal Sudirman sambil membawa poster dan menyampaikan sejumlah tuntutan melalui orasi.
Pada awalnya, aksi berlangsung kondusif. Namun, situasi mulai memanas setelah sejumlah orang dari kelompok lain mendatangi massa aksi dan meminta demonstrasi dihentikan.
Kelompok tersebut menilai aksi demonstrasi menyebabkan keresahan karena penutupan akses jalan di kawasan tersebut. Gesekan pertama dilaporkan terjadi sekitar pukul 19.10 WIB.
“Marai dalanne macet (bikin jalan macet). Ngerti ora (tahu tidak),” teriak salah seorang dari massa yang meminta aksi dihentikan.
Ketegangan sempat memicu aksi saling kejar dan dorong antara kedua kelompok. Situasi kemudian dapat diredam dan kembali relatif kondusif.
Ketegangan kembali terjadi sekitar pukul 20.40 WIB. Sekelompok orang yang mengaku sebagai warga mendatangi massa Aliansi Masyarakat Sipil dan meminta demonstrasi yang telah berlangsung selama beberapa jam tersebut dihentikan.
Meski terjadi desakan agar massa segera membubarkan diri, situasi sempat tetap terkendali. Massa aksi kemudian memilih berdialog dan menawarkan untuk mundur ke arah Bundaran UGM dengan syarat kelompok yang meminta pembubaran juga meninggalkan lokasi.
“Jangan mau terprovokasi. Kami sejak tadi aksi damai,” kata salah seorang peserta aksi.
Setelah proses negosiasi, kedua kelompok sepakat mengambil arah berbeda. Massa Aliansi Masyarakat Sipil bergerak ke arah utara, sementara kelompok lainnya mundur ke arah selatan.
Namun, situasi kembali memanas ketika kelompok massa yang berada di sisi selatan justru mengejar peserta aksi yang telah bergerak ke arah utara.
Kericuhan pun terjadi. Sejumlah massa terlibat aksi saling dorong dan pukulan. Petugas kepolisian kemudian turun tangan untuk memisahkan kedua kelompok dan mengamankan lokasi.
Setelah kericuhan berhasil diredam, massa Aliansi Masyarakat Sipil memilih membubarkan diri dan bergerak menuju arah utara, yakni Bundaran UGM.
Situasi di kawasan Simpang Empat Jalan Jenderal Sudirman kemudian kembali kondusif. Akses Jalan Jenderal Sudirman yang sebelumnya ditutup selama berlangsungnya aksi demonstrasi juga kembali dibuka.
Belum ada informasi mengenai korban maupun kerusakan yang timbul akibat kericuhan tersebut. Aparat kepolisian masih melakukan pengamanan di kawasan tersebut untuk memastikan situasi tetap kondusif setelah massa membubarkan diri. @yudi







