IndonesiaBuzz: Wonogiri, 14 Juli 2025 – Di balik sosok tegas Kasatlantas Polres Wonogiri, AKP Subroto, tersimpan rasa haru dan bangga yang mendalam. Putranya, Alim Bimo Prawoto, 22 tahun, resmi dinobatkan sebagai lulusan terbaik Akademi Militer (Akmil) 2025 dan meraih penghargaan Adhi Makayasa, penghargaan tertinggi bagi taruna yang unggul dalam aspek akademik, jasmani, dan kepribadian.
Lulusan Program Studi Teknik Elektronika Pertahanan, Corps Artileri Pertahanan Udara, itu menyandang gelar Sarjana Terapan Pertahanan dengan predikat cumlaude. Ia menjadi wisudawan terbaik Taruna Akmil tingkat IV/Sersan Mayor Satu Taruna (Sermatutar) Tahun Ajaran 2024/2025 dalam upacara wisuda di Magelang, Kamis (10/7/2025).
AKP Subroto mengaku tidak pernah menyangka anak keduanya itu akan meraih capaian setinggi ini. “Kami tidak pernah menuntut apa pun. Kami hanya terus mendoakan. Karena rida Allah itu letaknya pada rida orang tua,” ujar mantan Kasat Narkoba Polres Wonogiri itu dengan mata berbinar, saat diwawancarai awak media, Senin (14/7/2025).
Di balik prestasi Bimo, terselip peran besar ibundanya, Erni Sulistyowati Sularso. Sang ibu rumah tangga itu setia mendampingi dan membimbing sejak kecil. Erni kerap membacakan buku dan mendampingi belajar, menjadikan proses belajar bukan sekadar rutinitas, tapi kebiasaan menyenangkan dalam keluarga.
Sejak duduk di bangku SDIT As-Salamah Baturetno, prestasi Bimo sudah menonjol. Di SMPN 1 Wonogiri pun, ia selalu berada di tiga besar terbaik. Setelah lulus, ia melangkah ke SMA Taruna Nusantara di Mertoyudan, Magelang satu-satunya dari tujuh pendaftar asal Wonogiri yang berhasil lolos.
Selama di SMA, Bimo tetap konsisten menorehkan prestasi. Ia kemudian mengikuti seleksi di dua akademi prestisius: Akmil dan Akpol, dan lolos hingga tahap akhir di keduanya. Namun karena jadwal seleksi final yang berbarengan, ia harus memilih.
Keputusan itu tidak diambil dengan mudah. Bimo sempat melakukan salat istikharah. Setelahnya, ia bermimpi bertemu mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang tampak mengenakan seragam militer. Mimpi itu menjadi petunjuk batin yang memperkuat niatnya melanjutkan ke Akmil.
Pilihan itu ternyata membawa hasil gemilang. Di Akmil, Bimo menunjukkan kualitas unggul di berbagai bidang: akademik, jasmani, hingga kepribadian. Konsistensinya membuahkan hasil saat namanya diumumkan sebagai penerima Adhi Makayasa.



