IndonesiaBuzz : Madiun, 16 Maret 2026 – Bupati Madiun Hari Wuryanto secara resmi memberangkatkan penyaluran zakat fitrah 1447 Hijriah yang dihimpun Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Madiun.
Seremonial pelepasan distribusi zakat tersebut berlangsung di Pendopo Ronggo Djoemeno, Caruban, Senin (16/3/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penyaluran zakat kepada masyarakat yang berhak menerima atau mustahik di berbagai wilayah Kabupaten Madiun.
Pemerintah Kabupaten Madiun bersama BAZNAS memastikan distribusi dilakukan merata dan sesuai ketentuan syariat serta regulasi yang berlaku.
Ketua BAZNAS Kabupaten Madiun Muhammad Ahsin Sakhok Yahya menjelaskan total zakat fitrah yang berhasil dihimpun tahun ini mencapai Rp335.185.000.
Jumlah tersebut setara dengan 23,679 ton beras yang dikumpulkan dari berbagai unsur masyarakat.
“Zakat fitrah tahun ini terkumpul sebesar Rp335.185.000 atau setara 23,679 ton beras. Pengumpulan tersebut berasal dari OPD, satuan pendidikan, UPZ kecamatan, UPZ desa, serta masyarakat umum,” terang Muhammad Ahsin Sakhok Yahya.
Menurutnya, zakat tersebut kemudian disalurkan kepada berbagai kelompok penerima manfaat.
Penyaluran mencakup mustahik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madiun sebanyak 2,9 ton, lembaga kesejahteraan sosial anak (LKSA) 1,1 ton, organisasi sosial kemasyarakatan 4,1 ton, serta pondok pesantren sebanyak sekitar 831 paket.
Selain itu, distribusi juga diberikan kepada yayasan sebesar 1,5 ton, sekolah 1,2 ton, TPA dan TPQ 1,1 ton, unsur desa 2,9 ton, serta mustahik umum sebanyak 1,5 ton. Total zakat fitrah yang disalurkan pada hari pelaksanaan kegiatan mencapai 20,995 ton.
Bupati Madiun Hari Wuryanto dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Madiun atas upaya menghimpun zakat dari aparatur sipil negara dan masyarakat. Ia menilai pengelolaan zakat tersebut telah dilakukan secara amanah dan tepat sasaran.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Madiun yang telah menghimpun zakat dari ASN, masyarakat umum, dan seluruh elemen masyarakat. Alhamdulillah, tahun ini berhasil terkumpul sekitar 23 ton beras. Mudah-mudahan pentasharufan ini berjalan sesuai regulasi, sesuai syariat, serta membawa berkah dan barokah bagi kita semua,” ujar Bupati Madiun.
Ia juga mengajak masyarakat untuk memperkuat solidaritas sosial selama bulan Ramadan serta menjelang Idul Fitri.
Menurutnya, semangat kebersamaan menjadi modal penting dalam menjaga kehidupan masyarakat yang harmonis.
“Mari kita bersama-sama menjaga guyub rukun, saling mendukung, dan saling membantu. Semoga keberkahan Ramadan ini benar-benar dapat kita rasakan bersama, dan apa yang dilakukan BAZNAS hari ini dapat meringankan beban masyarakat serta menghadirkan kebahagiaan dalam menyambut Idul Fitri,” imbuhnya.
Seremonial pelepasan pentasyarufan zakat fitrah tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun, pimpinan BAZNAS Kabupaten Madiun, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Madiun, jajaran organisasi perangkat daerah terkait, serta para penerima zakat. (@Arn/Tim)







