IndonesiaBuzz: Boyolali, 10 September 2025 – Sekitar 250 personel gabungan Polres Boyolali mengikuti Latihan Dalmas Lanjutan, Rabu (10/9/25) pagi, untuk memperkuat kemampuan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kegiatan yang digelar di Boyolali itu diawasi langsung Kasubdit Dalmas Ditsamapta Polda Jateng AKBP Basuki, sesuai Peraturan Kapolri Nomor 16 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengendalian Massa.
Latihan turut dihadiri Kabagops Polres Boyolali Kompol Solikhin, Kasat Samapta AKP Cahyo Nugroho, dan KBO Satsamapta Ipda Joko Budhi. Kapolres Boyolali AKBP Rosyid Hartanto menegaskan latihan Dalmas bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya serius mempersiapkan personel menghadapi situasi dinamis di lapangan.
“Personel harus siap menghadapi situasi kuning ketika massa mulai tidak tertib dan berpotensi anarkis. Latihan ini memastikan anggota memahami formasi, teknik perlindungan diri, hingga penggunaan peralatan secara proporsional. Mereka harus tanggap, terampil, tegas, tetapi tetap humanis dalam pengendalian massa,” ujar Rosyid.
Fokus latihan meliputi pembentukan formasi bersaf, penggunaan perlengkapan taktis, dan simulasi menghadapi pelemparan massa. Dalam skenario itu, pasukan Dalmas dilatih bersikap berlindung, bertahan, serta mendorong massa dengan dukungan kendaraan taktis.
Personel juga mempraktikkan teknik lapis ganti, yakni peralihan kendali dari Dalmas Awal ke Dalmas Lanjut untuk menjaga kelancaran operasi tanpa memicu eskalasi.
Kasubdit Dalmas AKBP Basuki menambahkan, Dalmas Lanjut adalah elemen vital saat situasi unjuk rasa berubah tidak kondusif.
“Dengan perlengkapan lengkap dan keterampilan yang terlatih, personel diharapkan mampu mengendalikan situasi tanpa menimbulkan korban,” tambahnya.
Polres Boyolali menegaskan, penguasaan Dalmas Lanjut merupakan kunci menjaga keamanan publik yang sejalan dengan prinsip profesional, proporsional, dan humanis. Latihan ini diharapkan memperkuat kedisiplinan serta respon cepat anggota dalam pengamanan berbagai kegiatan masyarakat.(Red – Ho Humas Polres Boyolali)







