IndonesiaBuzz: Kota Madiun, 30 Agustus 2025 – Aksi unjuk rasa gabungan mahasiswa, pengemudi ojek online (ojol), dan serikat buruh di depan Kantor DPRD Kota Madiun, Sabtu (30/8/25), berlangsung dengan pengawalan ketat aparat kepolisian.
Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, menyampaikan bahwa pihaknya menerjunkan sekitar 175 personel gabungan, terdiri dari tiga peleton Dalmas serta anggota Satreskrim, Satintel, Satbinmas, dan Humas, untuk memastikan jalannya aksi tetap tertib.
“Polres Madiun Kota akan selalu hadir memberikan pengamanan secara humanis dan persuasif. Kami berharap sinergi antara aparat, ojol, mahasiswa, buruh, dan seluruh elemen masyarakat terus terjaga demi kebaikan bersama,” ujar Kapolres.
Meski sempat terjadi pelemparan batu yang mengenai aparat, situasi tetap dapat dikendalikan. Kapolres juga mengapresiasi peserta aksi yang tertib dalam menyampaikan aspirasi.
Aksi yang diikuti sejumlah tokoh mahasiswa dari berbagai organisasi dan serikat buruh itu menyoroti isu kesejahteraan, transparansi kebijakan, hingga desakan reformasi di tubuh DPR.
Dengan pendekatan persuasif, Polres Madiun Kota memastikan aspirasi masyarakat dapat tersampaikan tanpa mengganggu ketertiban umum. Hingga berakhirnya aksi, kondisi Kota Madiun secara umum tetap kondusif meskipun terjadi kerusakan pada fasilitas di Gedung DPRD.(Krido S/Kota Madiun)







