IndonesiaBuzz: Boyolali, 24 Oktober 2023 – Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, upacara kirab telah digelar sebagai bagian dari serangkaian kegiatan sosialisasi.
Pada Sabtu (21/10/2023), kirab Pemilu 2024 resmi dimulai dengan serah terima bendera partai politik peserta Pemilu, dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surakarta ke KPU Kabupaten Boyolali di Pendopo Gede Kabupaten Boyolali. Acara ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya partisipasi dalam Pemilu dan untuk mengintegrasikan seluruh bangsa.
Rombongan kirab, yang terdiri dari jajaran anggota KPU Kabupaten Boyolali, pengurus partai politik (parpol), Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kabupaten Boyolali, dilepas secara langsung oleh Bupati Boyolali, M. Said Hidayat. Mereka melintasi sejumlah daerah pemilihan (dapil) dengan mengendarai kendaraan unik, menciptakan pemandangan yang menarik dan semarak.
Kirab Pemilu 2024 mengambil rute dari Alun-Alun Kidul Kabupaten Boyolali, menuju Boulevard Soekarno, kemudian berlanjut ke Simpang Lima Boyolali, Sunggingan, Jalan Merbabu, Simpang Lima Boyolali kembali, hingga akhirnya mencapai kantor KPU Boyolali. Rute yang panjang ini menarik perhatian masyarakat dan membuat mereka lebih dekat dengan proses pemilihan umum.
Ketua KPU Kabupaten Boyolali, Ali Fahrudin menyambut rombongan dengan gembira, dan menekankan bahwa kirab ini merupakan bagian dari program sosialisasi nasional yang telah diluncurkan sejak 14 Februari 2023.
“Kirab ini merupakan bagian dari tujuh jalur yang telah ditetapkan, dan Boyolali menjadi jalur kelima, menghubungkan Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara, dengan 44 lokasi satuan kerja (satker),” ungkap Ali.
Kirab Pemilu 2024 tidak hanya sekadar pawai meriah, tetapi juga bertujuan untuk menyampaikan informasi tentang penyelenggaraan pemilu dan meningkatkan partisipasi masyarakat.
Dalam kirab tersebut, terdapat 18 bendera partai politik peserta Pemilu 2024 dengan tema “Pemilu Sebagai Sarana Integrasi Bangsa,” yang menjadi simbol keberagaman dan persatuan dalam konteks demokrasi.
Ketua KPU Kota Surakarta, Nurul Sutarti menjelaskan, bahwa kirab Pemilu 2024 di Kota Surakarta telah dimulai dari Plaza Manahan dan berhenti di Rest Area 487 Tol Boyolali, sebelum perjalanan dilanjutkan ke Kabupaten Boyolali. Estafet bendera partai politik ini menjadi lambang dari komitmen mereka untuk melaksanakan Pemilu 2024 sesuai dengan tahapannya.
“Seperti yang menjadi tugas kami, kami menyerahkan 18 partai politik peserta Pemilu 2024 untuk estafet berikutnya kepada KPU Boyolali. Semoga yang kami lakukan di rangkaian kirab ini bisa menjadi pertanda bahwa Pemilu 2024 memang akan kita laksanakan sesuai tahapannya,” ungkapnya.
Bupati Said Hidayat mengapresiasi upacara kirab ini sebagai upaya KPU untuk mensosialisasikan kesuksesan Pemilu 2024. Ia juga memberikan pesan kepada semua parpol peserta Pemilu, untuk menjaga kerukunan dan bekerja sama untuk suksesnya Pemilu 2024, sehingga pemilih dapat memilih pemimpin dan wakil rakyat yang benar-benar mewakili kepentingan masyarakat.
“Semoga dengan pelaksanaan kegiatan kirab tadi, sosialisasi partai-partai yang mengikuti Pemilu di 2024, yang di Boyolali menurut laporan KPU, dari 18 partai peserta Pemilu, ada 16 partai peserta Pemilu untuk tetap menjaga kerukunan dan mensukseskan Pemilu,” terang orang nomor satu di Kota Susu ini.
Kirab Pemilu 2024 di Kabupaten Boyolali akan berlangsung selama seminggu, mulai dari tanggal 21 hingga 28 Oktober 2023, yang selanjutnya akan dilakukan estafet Kirab Pemilu 2024 ke KPU Kota Salatiga.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah penting, dalam mengedukasi masyarakat tentang proses Pemilu, dan mendorong partisipasi aktif dalam demokrasi. @indonesiabuzz







