Friday, November 6, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home News

Lahar Dingin dan Longsor Rusak 10 Rumah di Lumajang, Aktivitas Semeru Kembali Meningkat

by Yudi
November 5, 2026
Reading Time: 4 mins read
Lahar Dingin dan Longsor Rusak 10 Rumah di Lumajang, Aktivitas Semeru Kembali Meningkat

Lahar dingin dan longsor Gunung Semeru menerjang Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, (foto: BPBD Lumajang /Istimewa).

IndonesiaBuzz: Lumajang, 5 November 2026 – Bencana banjir lahar dingin dan tanah longsor melanda Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Senin (2/11/2026) dini hari. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 01.00 WIB tersebut mengakibatkan kerusakan sejumlah infrastruktur jalan desa dan 10 rumah warga. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Di tengah upaya penanganan dampak bencana, masyarakat Lumajang kembali dihadapkan pada ancaman aktivitas vulkanik Gunung Semeru yang meningkat pada Kamis (5/11/2026). Rangkaian erupsi disertai awan panas guguran tercatat terjadi sebanyak tiga kali sejak pagi hari.

Berdasarkan hasil asesmen Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, kerusakan akibat banjir lahar dingin dan longsor paling parah ditemukan di Desa Pundungsari dan Desa Purorejo, Kecamatan Tempursari.

Di Desa Pundungsari, longsor menyebabkan kerusakan jalan desa sepanjang 15 meter dengan lebar sekitar 1,5 meter. Sementara itu, banjir lahar dingin di Desa Purorejo mengikis badan jalan desa hingga sepanjang kurang lebih 800 meter.

BeritaTerkait

Kirab Api POPDA XV Dimulai dari Dapur Warga, Ngawi Siap Gelar Pesta Olahraga Terbesar

Babak Baru Kasus Penyadapan Prabowo, Irjen Slamet Uliandi Jadi Tersangka, Dugaan Makar Didalami

Selain merusak akses transportasi, bencana tersebut juga berdampak terhadap 10 rumah warga. Kondisi bangunan yang terdampak dinilai belum aman untuk ditempati kembali.

Kepala Pelaksana BPBD Lumajang, Isnugroho, menegaskan bahwa warga harus mengutamakan keselamatan dan tidak memaksakan diri menempati rumah yang mengalami kerusakan sebelum kondisinya dinyatakan aman.

“Rumah yang mengalami kerusakan saat ini tidak direkomendasikan untuk ditempati karena kondisi belum kondusif,” jelas Isnugroho, Kamis (5/11/2026).

Sepuluh Rumah Rusak, BPBD Salurkan Bantuan Darurat

Sebagai langkah penanganan pascabencana, Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui BPBD telah menyalurkan bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Bantuan yang diberikan meliputi 10 dus lauk pauk, lima dus tambahan gizi, dan dua dus makanan siap saji. Selain kebutuhan pangan, BPBD juga mendistribusikan 17 terpal serta 11 paket peralatan makan dan memasak.

Bantuan lainnya berupa 11 paket perlengkapan kebersihan atau hygiene kit, 11 paket perlengkapan anak atau kids ware, serta 500 lembar gelangsi.

Penyaluran bantuan tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa tanggap darurat, sekaligus mendukung penanganan awal terhadap dampak kerusakan yang ditimbulkan bencana.

BPBD Lumajang juga terus melakukan asesmen lapangan untuk mengidentifikasi tingkat kerusakan serta menentukan kebutuhan penanganan lanjutan.

Di sisi lain, Isnugroho mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan potensi ancaman bencana susulan, khususnya ketika hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Warga yang tinggal di sekitar kawasan rawan diminta meningkatkan kewaspadaan dan menjauhi bantaran sungai karena aliran lahar dingin berpotensi membawa material vulkanik yang membahayakan keselamatan.

“Warga diimbau tetap waspada dan menghindari bantaran sungai saat hujan deras,” pesannya.

Gunung Semeru Erupsi Tiga Kali, Awan Panas Meluncur hingga 4,5 Kilometer

Belum sepenuhnya pulih dari dampak bencana hidrometeorologi, Kabupaten Lumajang kembali menghadapi peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Semeru pada Kamis (5/11/2026).

Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api Semeru, tercatat tiga kali erupsi sejak pagi hari. Setiap kejadian disertai awan panas guguran dengan jarak luncur yang semakin bertambah.

Erupsi pertama terjadi pada pukul 06.33 WIB dengan tinggi kolom abu sekitar 700 meter. Pada kejadian tersebut, awan panas guguran meluncur hingga sejauh 3.000 meter.

Aktivitas kembali meningkat pada pukul 08.43 WIB. Erupsi kedua menghasilkan kolom abu setinggi sekitar 700 meter, sementara jarak luncur awan panas guguran mencapai 3.500 meter.

Erupsi ketiga tercatat pada pukul 09.24 WIB. Pada kejadian ini, awan panas guguran meluncur hingga sejauh 4.500 meter.

Seluruh luncuran awan panas terpantau mengarah ke sektor tenggara, tepatnya kawasan Besuk Kobokan.

“Memang sejak tadi pagi terjadi beberapa kali erupsi dengan disertai awan panas guguran yang dikeluarkan Gunung Semeru,” jelas Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Yudhi Cahyono.

Selain awan panas guguran, abu vulkanik juga terbawa angin ke sejumlah wilayah dengan arah sebaran tenggara, barat daya, dan selatan.

Hingga laporan tersebut disusun, belum terdapat informasi mengenai kerusakan maupun korban jiwa akibat rangkaian erupsi Gunung Semeru pada Kamis pagi.

BPBD Perketat Pemantauan, Warga Diminta Jauhi Kawasan Rawan

Mengantisipasi perkembangan aktivitas Gunung Semeru, BPBD Lumajang meningkatkan kesiapsiagaan melalui pemantauan intensif di sejumlah titik strategis.

Yudhi Cahyono mengatakan, pengawasan dilakukan dengan memanfaatkan kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di sejumlah pos pemantauan, terutama di kawasan Curah Kobokan dan Oro Oro Ombo.

“Untuk upaya dari BPBD, yang pertama kita juga siaga dan melakukan pemantauan melalui CCTV dari pos-pos pantau Curah Kobokan dan Oro-Oro Ombo,” ujar Yudhi.

Pemantauan tersebut dilakukan untuk mengikuti perkembangan aktivitas gunung serta mendukung langkah antisipasi apabila terjadi peningkatan ancaman terhadap masyarakat di kawasan rawan bencana.

BPBD juga mengimbau masyarakat agar tidak mendekati kawasan yang berpotensi terdampak awan panas guguran maupun aliran material vulkanik. Warga diminta terus mengikuti informasi resmi dari instansi berwenang dan mematuhi seluruh rekomendasi keselamatan.

Rangkaian bencana di Lumajang ini menjadi pengingat bahwa ancaman bencana hidrometeorologi dan aktivitas vulkanik dapat terjadi dalam periode yang berdekatan.

Karena itu, kesiapsiagaan pemerintah, pemantauan kondisi alam, serta kepatuhan masyarakat terhadap imbauan keselamatan menjadi faktor penting untuk meminimalkan risiko dan melindungi warga dari ancaman bencana susulan. @yudi

Tags: AktivitasGunung SemeruLahar DinginLongsorSemeru
Share219SendScan

Trending

Kirab Api POPDA XV Dimulai dari Dapur Warga, Ngawi Siap Gelar Pesta Olahraga Terbesar
News

Kirab Api POPDA XV Dimulai dari Dapur Warga, Ngawi Siap Gelar Pesta Olahraga Terbesar

1 hour ago
Lahar Dingin dan Longsor Rusak 10 Rumah di Lumajang, Aktivitas Semeru Kembali Meningkat
News

Lahar Dingin dan Longsor Rusak 10 Rumah di Lumajang, Aktivitas Semeru Kembali Meningkat

1 hour ago
Babak Baru Kasus Penyadapan Prabowo, Irjen Slamet Uliandi Jadi Tersangka, Dugaan Makar Didalami
News

Babak Baru Kasus Penyadapan Prabowo, Irjen Slamet Uliandi Jadi Tersangka, Dugaan Makar Didalami

2 hours ago
Kapolri Suyudi Buka Suara soal Kasus Penyadapan Ilegal, Tegaskan Bukan Persaingan Internal Polri
News

Kapolri Suyudi Buka Suara soal Kasus Penyadapan Ilegal, Tegaskan Bukan Persaingan Internal Polri

6 hours ago
Meriahkan HKN ke-62, Wonogiri Gelar Fun Run, Bupati Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga Budaya Hidup
News

Meriahkan HKN ke-62, Wonogiri Gelar Fun Run, Bupati Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga Budaya Hidup

8 hours ago
Indonesiabuzz.com

TERBARU

Kirab Api POPDA XV Dimulai dari Dapur Warga, Ngawi Siap Gelar Pesta Olahraga Terbesar

Kirab Api POPDA XV Dimulai dari Dapur Warga, Ngawi Siap Gelar Pesta Olahraga Terbesar

November 5, 2026
Lahar Dingin dan Longsor Rusak 10 Rumah di Lumajang, Aktivitas Semeru Kembali Meningkat

Lahar Dingin dan Longsor Rusak 10 Rumah di Lumajang, Aktivitas Semeru Kembali Meningkat

November 5, 2026

TERPOPULER

Chord Gitar dan Lirik Mangu – Fourtwnty ft Charita Utami

Wonogiri Raih Peringkat Kedua Kinerja Pengawasan Terbaik se-Jateng 2026

Lepas 250 Atlet ke POPDA XV Jatim 2026, Bupati Ngawi Bidik Posisi 15 Besar

Prabowo Undang Ratusan Mahasiswa URI ke Istana, Beri Pengarahan Calon Pemimpin Masa Depan

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In