IndonesiaBuzz: Jakarta, 11 Oktober 2026 – Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi tiba di Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (10/10/2026) sore, untuk melakukan kunjungan kenegaraan dan bertemu Presiden Prabowo Subianto. Pertemuan kedua pemimpin yang dijadwalkan berlangsung hari ini, Minggu (11/10/26), di Istana Merdeka, akan berfokus pada penguatan hubungan strategis Indonesia dan Mesir, termasuk kerja sama di bidang visa, statistik, dan perikanan.
Pesawat kepresidenan Mesir mendarat sekitar pukul 17.30 WIB. Kedatangan al-Sisi disambut dengan upacara kehormatan yang melibatkan sejumlah pejabat pemerintah Indonesia dan pengawalan enam pesawat tempur TNI Angkatan Udara.
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Dudung Abdurachman serta Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir hadir mewakili Pemerintah Indonesia dalam penyambutan kepala negara Mesir tersebut.
Menteri Luar Negeri Arrmanatha mengatakan kunjungan al-Sisi memiliki arti penting dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara yang telah terjalin selama ini.
“Tujuan utama kunjungan ini adalah untuk memperkuat kerja sama strategis antara Indonesia dan Mesir,” kata Arrmanatha seusai upacara penyambutan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu.
Pengawalan Jet Tempur dan Penyambutan Bernuansa Budaya
Kedatangan Presiden al-Sisi berlangsung dengan pengamanan dan protokol kenegaraan. Enam pesawat tempur TNI AU, terdiri atas empat jet tempur Sukhoi dan dua F-16, mengawal kedatangan pesawat kepresidenan Mesir tersebut.
Empat pesawat Sukhoi kemudian melakukan manuver terbang rendah di kawasan pangkalan udara sebagai bagian dari rangkaian penyambutan.
Setibanya di landasan, al-Sisi disambut oleh Dudung Abdurachman dan Arrmanatha Christiawan Nasir di ujung tangga pesawat. Presiden Mesir itu kemudian menyalami sejumlah pejabat, termasuk duta besar dan atase pertahanan, sebelum berjalan melewati karpet biru yang diapit pasukan jajar kehormatan.
Penyambutan juga menampilkan kekayaan budaya Indonesia melalui pertunjukan tari tradisional Betawi yang diiringi musik gambang kromong. Setelah menyelesaikan rangkaian seremoni, al-Sisi menaiki mobil Mercedes-Benz S600 dan meninggalkan kawasan Lanud Halim Perdanakusuma.
Kunjungan ke Indonesia ini merupakan bagian terakhir dari rangkaian lawatan al-Sisi ke Asia. Sebelumnya, ia mengunjungi Korea Selatan pada 6–9 Oktober dan Malaysia pada 9 hingga 10 Oktober 2026.
Arrmanatha menjelaskan, kunjungan tersebut juga menjadi lawatan balasan setelah Presiden Prabowo mengunjungi Mesir pada 2024 dan 2025.
Prabowo dan Al-Sisi Bahas Sejumlah Kesepakatan Bilateral
Agenda utama kunjungan kenegaraan al-Sisi dijadwalkan berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, pada Minggu (11/10/2026) pukul 10.30 WIB. Dalam pertemuan tersebut, Prabowo dan al-Sisi akan membahas sejumlah langkah konkret untuk memperkuat kemitraan kedua negara.
Arrmanatha menyampaikan, rangkaian kegiatan akan mencakup pertemuan empat mata antara kedua presiden, pertemuan bilateral yang melibatkan delegasi masing-masing negara, serta penandatanganan sejumlah dokumen kerja sama.
“Rencananya besok pagi pukul 10.30, Bapak Presiden akan menerima Presiden Mesir di Istana, dan akan ada serangkaian kegiatan, mulai dari pertemuan empat mata, pertemuan bilateral, dan penandatanganan nota kesepahaman terkait dengan masalah visa, kerja sama statistik, perikanan, dan juga rencana aksi untuk meningkatkan hubungan kerja sama strategis antara Indonesia dan Mesir,” ujar Arrmanatha.
Sejumlah agenda tersebut menunjukkan upaya kedua negara untuk memperluas kerja sama bilateral, tidak hanya melalui hubungan diplomatik, tetapi juga melalui sektor-sektor yang dapat dikembangkan lewat kesepakatan antarpemerintah.
Penandatanganan nota kesepahaman dan rencana aksi kerja sama strategis diharapkan menjadi bagian penting dari kunjungan tersebut. Namun, rincian pelaksanaan serta tindak lanjut setiap kesepakatan akan bergantung pada hasil pembahasan dan dokumen yang ditandatangani kedua pihak.
Lawatan Kenegaraan Berakhir Minggu Sore
Setelah menyelesaikan agenda kenegaraan di Jakarta, Presiden Abdel Fattah al-Sisi dijadwalkan kembali ke Mesir pada Minggu sore.
Kunjungan ini menjadi momentum bagi Indonesia dan Mesir untuk memperkuat hubungan bilateral di tengah upaya memperluas kemitraan dengan negara-negara di kawasan Asia dan Afrika.
Dengan agenda pertemuan tingkat tinggi serta rencana penandatanganan sejumlah dokumen kerja sama, kedua negara diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di bidang pemerintahan, ekonomi, dan sektor strategis lainnya.
Hasil pertemuan Prabowo dan al-Sisi akan menjadi penentu arah tindak lanjut kerja sama kedua negara, terutama dalam menerjemahkan kesepakatan bilateral menjadi program yang dapat dilaksanakan secara konkret. @yudi






