Friday, August 21, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home News

Lima Peserta SPPI Meninggal, Kemhan Evaluasi Menyeluruh Latihan Bela Negara dan Manajerial

by Yudi
June 27, 2026
Reading Time: 3 mins read
Lima Peserta SPPI Meninggal, Kemhan Evaluasi Menyeluruh Latihan Bela Negara dan Manajerial

Kepala BPSDM Kemhan Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia (kedua kanan) didampingi Kapus Komcad Bacadnas Kemhan Brigjen TNI Hengki Yuda (kedua kiri), Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait (kanan) dan Tim Kesehatan (Puskes TNI) Letkol CKM Ichsan (kiri) memberikan keterangan pada konferensi pers evaluasi latihan dasar SPPI KDKMP di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Sabtu (27/6/26) siang. (foto: Istimewa)

IndonesiaBuzz: Jakarta, 27 Juni 2026 – Kementerian Pertahanan (Kemhan) memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan Latihan Bela Negara dan Manajerial Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) 2026 setelah jumlah peserta yang meninggal dunia bertambah menjadi lima orang. Evaluasi mencakup proses seleksi kesehatan, metode pelatihan, hingga sistem penanganan medis selama pendidikan berlangsung.

Komitmen tersebut disampaikan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemhan, Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia, dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6/2026).

“Kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya lima peserta Program SPPI Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih (KDKMP/KNMP) 2026 yang sedang mengikuti Latihan Bela Negara dan Manajerial,” ujar Ketut.

Lima peserta yang meninggal dunia berasal dari satuan pendidikan berbeda, yakni Yonanda Muhammad Taufiq di Satdik Puslatpur Kodiklatad Baturaja, Anisa Muyassaroh di Satdik Dodikjur Rindam VI/Mulawarman Balikpapan, Novia Rahmadhani Sihotang di Satdik Pusbahasa Kodiklatau, Muhammad Rifki Renaldi Gunawan di Satdik Yon PARAKO 465, serta Nola Dya Sari di Satdik C Kalimantan.

BeritaTerkait

DLH Madiun Buka Suara soal Penolakan TPST Punjul, Klaim Tak Ada Penumpukan Sampah

Pinjam Motor Alasan untuk Transportasi, Pria di Wonogiri Malah Gadaikan Honda Vario Rp6,5 Juta

Ketut menjelaskan seluruh peserta yang meninggal dunia sebelumnya telah melewati tahapan pemeriksaan kesehatan secara komprehensif sesuai standar yang berlaku sebelum dinyatakan layak mengikuti pendidikan dasar kemiliteran.

Proses pemeriksaan meliputi tes laboratorium darah dan urine, pemeriksaan kehamilan, foto rontgen thoraks, elektrokardiografi (EKG), ultrasonografi (USG) abdomen, pemeriksaan mata, gigi, postur tubuh, hingga kesehatan jiwa.

“Seluruh peserta telah melalui tahapan pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan memenuhi persyaratan untuk mengikuti pendidikan dasar kemiliteran,” kata Ketut.

Meski demikian, Kemhan menilai munculnya lima kasus kematian dalam waktu berdekatan menjadi dasar perlunya evaluasi menyeluruh terhadap sistem penyelenggaraan program.

Ketut mengatakan evaluasi dilakukan atas arahan langsung Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Pemerintah akan meninjau kembali seluruh tahapan pelaksanaan latihan, mulai dari proses seleksi peserta hingga pola pendidikan di setiap satuan pelaksana.

“Aspek kesehatan menjadi perhatian utama dalam evaluasi ini,” ujarnya.

Kemhan menilai pemeriksaan kesehatan tidak cukup berhenti pada tahap awal seleksi. Kondisi fisik peserta juga perlu dipantau secara berkala selama pendidikan agar perubahan kondisi kesehatan dapat segera terdeteksi.

Selain itu, setiap satuan TNI yang menjadi penyelenggara latihan diminta menyesuaikan intensitas latihan fisik berdasarkan kemampuan individu masing-masing peserta.

Dalam evaluasi tersebut, Kemhan juga menekankan pentingnya sistem respons medis yang lebih cepat dan optimal ketika peserta mengalami gangguan kesehatan selama mengikuti pendidikan.

Pemerintah ingin memastikan setiap keluhan kesehatan dapat ditangani sedini mungkin guna meminimalkan risiko yang membahayakan keselamatan peserta.

Tidak hanya aspek kesehatan, Kemhan juga akan mengevaluasi metode pembelajaran selama Latihan Bela Negara dan Manajerial.

Menurut Ketut, Menteri Pertahanan meminta agar proses pendidikan dibuat lebih adaptif terhadap kondisi peserta tanpa menghilangkan tujuan utama pembentukan karakter.

“Kegiatan juga diarahkan agar lebih adaptif, edukatif, dan memperhatikan kondisi psikologis peserta melalui metode pembelajaran yang membangun semangat kerja sama, problem solving, dan suasana yang lebih menggembirakan,” jelasnya.

Pendekatan tersebut diharapkan tetap mampu menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kepemimpinan, nasionalisme, serta kemampuan manajerial yang menjadi tujuan utama Program SPPI.

Bertambahnya jumlah peserta yang meninggal dunia menjadi lima orang dalam penyelenggaraan SPPI 2026 menempatkan aspek keselamatan sebagai perhatian utama publik.

Evaluasi yang dilakukan Kemhan dipandang menjadi langkah penting untuk memastikan standar kesehatan, pengawasan medis, pola latihan, hingga beban pendidikan berjalan lebih proporsional dengan kondisi fisik peserta.

Ke depan, hasil evaluasi tersebut diharapkan dapat memperkuat sistem penyelenggaraan Program SPPI sehingga tujuan membentuk sumber daya manusia yang disiplin, berjiwa kepemimpinan, dan siap menggerakkan pembangunan nasional dapat tercapai tanpa mengabaikan prinsip keselamatan peserta sebagai prioritas utama. @yudi

Tags: EvaluasiKemhanLatihan Bela NegaraManajerialmeninggalPesertaSPPI
Share220SendScan

Trending

DLH Madiun Buka Suara soal Penolakan TPST Punjul, Klaim Tak Ada Penumpukan Sampah
News

DLH Madiun Buka Suara soal Penolakan TPST Punjul, Klaim Tak Ada Penumpukan Sampah

2 hours ago
Pinjam Motor Alasan untuk Transportasi, Pria di Wonogiri Malah Gadaikan Honda Vario Rp6,5 Juta
News

Pinjam Motor Alasan untuk Transportasi, Pria di Wonogiri Malah Gadaikan Honda Vario Rp6,5 Juta

5 hours ago
Auto Draft
Hukum & Kriminal

Dana Deposito Rp156 Juta Tak Kunjung Cair, Dua Nasabah Laporkan BMT MBS

6 hours ago
Auto Draft
Hukum & Kriminal

Usai Kantornya Digeledah, Ketua Bawaslu Kota Madiun Tegaskan Siap Kooperatif dengan Kejaksaan

6 hours ago
78 Atlet dari Enam Negara Ramaikan PWC Pre-Series Panglima TNI Cup Wonogiri 2026
News

78 Atlet dari Enam Negara Ramaikan PWC Pre-Series Panglima TNI Cup Wonogiri 2026

9 hours ago
Indonesiabuzz.com

TERBARU

DLH Madiun Buka Suara soal Penolakan TPST Punjul, Klaim Tak Ada Penumpukan Sampah

DLH Madiun Buka Suara soal Penolakan TPST Punjul, Klaim Tak Ada Penumpukan Sampah

August 21, 2026
Pinjam Motor Alasan untuk Transportasi, Pria di Wonogiri Malah Gadaikan Honda Vario Rp6,5 Juta

Pinjam Motor Alasan untuk Transportasi, Pria di Wonogiri Malah Gadaikan Honda Vario Rp6,5 Juta

August 20, 2026

TERPOPULER

120 ASN Ngawi Dimutasi dan Dipromosikan, Pemkab Terapkan Manajemen Talenta

TWC 3×3 Madiun 2026 Sukses Digelar, Ini Para Juaranya

Lomba Agustusan di DPRD Ngawi, Ketua Dewan Tekankan Makna Gotong Royong dan Pemberdayaan

Chord Gitar dan Lirik Mangu – Fourtwnty ft Charita Utami

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In