IndonesiaBuzz: Magetan, 5 Februari 2026 – Diana Amalia Verawatiningsih, yang akrab disapa Diana Sasa, resmi dilantik sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Timur melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW). Pelantikan berlangsung dalam Rapat Paripurna Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025-2026, Kamis (5/2/26), menggantikan Agus Budianto Black Hoe yang mengundurkan diri.
Prosesi pelantikan diawali pembacaan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri, pengambilan sumpah/janji jabatan, penandatanganan berita acara, hingga penyematan PIN DPRD. Setelah resmi menjabat, Diana Sasa ditempatkan di Komisi D (Pembangunan) serta Badan Musyawarah DPRD Jawa Timur. Pelantikan ini sekaligus memperkuat fraksi PDI Perjuangan di DPRD Jatim untuk sisa masa jabatan 2024-2029.
Pasca pelantikan, Diana menegaskan komitmennya sebagai kontrak politik dengan rakyat Jawa Timur.
“Kalau kebijakan pemerintah provinsi merugikan rakyat, saya akan bersuara. Saya masuk gedung dewan kembali dengan tetap membawa tradisi gerakan: turun, mendengar, mencatat data, dan mendorong kebijakan,” ujarnya.
Ia juga menekankan keterbukaan terhadap kritik dan komitmen mengawal penggunaan anggaran daerah.
Di Komisi D, fokus utama Diana Sasa adalah pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Prioritasnya meliputi mitigasi bencana, pembangunan infrastruktur aman, serta perlindungan ekologi, khususnya kawasan resapan air seperti kawasan karst dan hulu daerah aliran sungai (DAS). Ia menekankan pentingnya menjaga kawasan karst, yang berperan vital sebagai sistem air untuk kehidupan masyarakat.
“Kalau kawasan resapan rusak, banjir, longsor, dan krisis air tinggal menunggu waktu. Pembangunan harus melindungi warga, bukan merusak ruang hidup,” katanya.
Diana Sasa merupakan pegiat literasi dan pendiri @dbuku_org, lulusan Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Sebelumnya, ia menjabat anggota DPRD Jatim periode 2019-2024 dari PDI Perjuangan dapil Jatim 9, dengan fokus pada isu pendidikan, internet sehat, pemberdayaan BUMDes, serta kegiatan sosial. Pada Desember 2025, ia ditunjuk sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan periode 2025-2030, dengan fokus memperkuat basis massa melalui kaderisasi generasi muda dan platform digital.
Pasca kekalahan di Pileg dan Pilkada 2024, PDI Perjuangan Magetan menghadapi tantangan besar. Diana bertekad membangkitkan kembali partai dengan strategi pemulihan kepercayaan rakyat, reorganisasi internal, penguatan ideologi Pancasila, regenerasi kader muda, serta konsolidasi untuk menaikkan kursi partai di pemilu mendatang.
Dengan pengalaman legislatif dan kepemimpinan partai, Diana Sasa optimis dapat memperjuangkan aspirasi rakyat Jatim, khususnya warga Magetan, melalui jalur legislasi dan kerja kerakyatan. (Agus Pujiono/Koresponden Magetan)







