IndonesiaBuzz: Magetan, 4 Februari 2026 – Kepanikan melanda sebuah keluarga di Desa Sugihwaras, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, setelah menemukan dua ekor ular bersarang di gudang rumah mereka, Selasa (3/2/26) Petang.
Kejadian berawal saat adik salah satu penghuni rumah hendak menuju kamar mandi dan melihat sosok yang awalnya dikira tokek. Setelah disinari senter, ternyata ular berukuran cukup besar. Pashaluna, salah satu penghuni, menceritakan upaya awal mereka mengusir ular dengan semprotan obat nyamuk, namun tidak berhasil.
“Awalnya adik saya kira itu tokek. Setelah dicek pakai senter, ternyata ular besar. Saya semprot obat nyamuk, harapannya ularnya pusing atau kabur, tapi malah tidak mempan sama sekali,” ujar Pashaluna kepada IndonesiaBuzz, Selasa (3/2/26) malam.
Karena khawatir akan bahaya, keluarga segera menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Magetan. Tim Damkar melakukan pembongkaran tumpukan barang di gudang untuk mengevakuasi ular. Proses pencarian memakan waktu sekitar 1,5 jam karena ruangan dipenuhi barang-barang tak terpakai yang menjadi tempat persembunyian ular.
“Setelah bongkar barang satu per satu, ternyata ada dua ekor ular dengan jenis berbeda: satu ular kayu dan satu lagi ular air,” terang Dovi Saputra, petugas Damkar Magetan. Dovi menambahkan, kondisi gudang yang penuh barang dan keberadaan tikus menjadi daya tarik bagi ular untuk bersarang.
Kedua ular tersebut bukan termasuk jenis berbisa, namun tetap menimbulkan keresahan bagi penghuni rumah. Keduanya berhasil dievakuasi dengan aman dan akan dilepasliarkan kembali ke alam demi menjaga keseimbangan ekosistem.
Menariknya, di hari yang sama, petugas Damkar juga menangani kasus ular lain di Kota Magetan. Seekor ular jali dievakuasi dari bodi sepeda motor pengunjung Kantor Disdukcapil.
Dovi mengingatkan masyarakat agar waspada terutama di musim hujan, periode di mana aktivitas ular meningkat. Ia menyarankan agar rumah dijaga kebersihannya, tumpukan barang dikurangi, dan celah atau lubang ditutup agar tidak menjadi sarang ular.
“Musim hujan ini memang musimnya ular keluar mencari tempat aman. Lebih baik sudut-sudut rumah dibersihkan rutin, barang menumpuk dikurangi, dan lubang-lubang ditutup agar tidak jadi tempat persembunyian,” tegasnya.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi warga untuk lebih proaktif menjaga lingkungan rumah agar terhindar dari kejutan tak terduga. (Agus Pujiono/ Koresponden Magetan)







