IndonesiaBuzz: Sukoharjo, 2 Februari 2026 – Sebuah rumah milik BHW (82), warga Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, roboh saat hujan lebat mengguyur wilayah tersebut, Senin (2/2/26) dini hari. Akibat peristiwa itu, korban meninggal dunia setelah tertimpa reruntuhan bangunan.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 03.30 WIB dan berlangsung cepat. Sejumlah warga sekitar mengaku mendengar suara dentuman keras dari arah rumah korban. Mendengar suara tersebut, warga segera keluar rumah untuk memastikan sumber suara.
Setibanya di lokasi, warga mendapati bangunan rumah milik BHW telah roboh hingga rata dengan tanah. Warga bersama pengurus rukun tetangga (RT) kemudian melakukan pencarian karena korban diketahui tinggal seorang diri di rumah tersebut.
“Kami bersama warga mencari keberadaan Mbah (BHW) karena beliau tinggal sendirian,” ujar Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Kasi Trantib) Kecamatan Kartasura, Jaka Waluya.
Korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 05.45 WIB dalam kondisi tertimpa reruntuhan bangunan. Saat ditemukan, posisi korban tengkurap di atas kursi. Warga kemudian membersihkan puing puing dan mengevakuasi korban menggunakan ambulans ke rumah sakit terdekat.
“Namun setibanya di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia. Pemerintah kelurahan kemudian menghubungi pihak keluarga,” kata Jaka.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, robohnya bangunan rumah diduga disebabkan faktor usia bangunan yang sudah tua serta kondisi material kayu yang lapuk. Bangunan tersebut diperkirakan telah berusia puluhan tahun. Hujan lebat dengan intensitas tinggi menyebabkan fondasi tidak mampu menahan beban atap rumah.
Sementara itu, Camat Kartasura Ikhwan Sapto Darmono mengatakan jenazah korban telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Rencananya, prosesi pemakaman dilaksanakan di Tempat Pemakaman Umum Astonoloyo Salakan, Desa Sraten, Kecamatan Gatak, pada Senin siang.
Pemerintah setempat mengimbau warga, khususnya yang menempati rumah tua, untuk meningkatkan kewaspadaan saat musim hujan guna mengantisipasi kejadian serupa. @yudi







