Kita pernah berkenalan di sebuah sore,
di bawah gerimis yang malu-malu.
Percakapan kita sederhana,
namun cukup membuat dunia terasa lebih ringan.
Lalu waktu memisahkan,
membawa kita pada jarak yang tak bisa dipeluk.
Ada kalimat yang terputus,
ada janji yang tak sempat dituliskan.
Aku hanya bisa menyimpan namamu
di balik halaman yang lama tak kubuka.
Delapan tahun berlalu.
Aku belajar berbicara dengan sunyi,
menemukan rinduku berjalan tanpa arah.
Dan kini,
kau kembali duduk di hadapanku.
Senyum itu masih sama,
hanya bersembunyi di balik waktu.
Delapan tahun ternyata bukan jarak
hanya jalan memutar
agar kita tahu,
ada yang tak bisa hilang,
dan ada yang memang ditakdirkan untuk kembali. @jjpamungkas







