IndonesiaBuzz: Ponorogo, 2 Oktober 2025 – Suasana duka menyelimuti Pondok Pesantren Assyafi’iyyah, Durisawo, Ponorogo, Rabu (1/10/25). Ribuan santri dan santriwati memadati masjid pesantren untuk melaksanakan sholat gaib dan doa bersama bagi para korban runtuhnya bangunan lantai tiga Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo.
Sedikitnya 1.200 santri turut serta dalam prosesi ibadah tersebut, yang digelar usai sholat dzuhur berjamaah. Pengasuh pesantren, KH Samuri Yusuf, memimpin langsung sholat gaib untuk tiga korban meninggal dunia serta memanjatkan doa bagi ratusan korban luka dan santri yang masih dalam pencarian tim SAR.
“Santri yang wafat dalam musibah itu adalah pejuang agama Islam. Mereka termasuk golongan syuhada. Semoga Allah menempatkan mereka di surga Nya dan memberi kemuliaan bagi para korban,” tutur KH Samuri Yusuf dengan suara bergetar.
Keprihatinan juga dirasakan para santri. Hana Masruroh, salah seorang santriwati, mengaku ikut larut dalam duka mendalam.
“Sholat ghaib ini untuk mendoakan teman seperjuangan kami di Al Khoziny. Semoga yang meninggal husnul khotimah, yang sakit segera sembuh, dan yang belum ditemukan bisa segera ketemu,” ungkapnya.
Seperti diketahui, musibah terjadi pada Selasa (30/9/25) ketika bangunan lantai tiga Ponpes Al Khoziny ambruk saat proses pengecoran berlangsung. Saat kejadian, ratusan santri sedang melaksanakan sholat berjamaah di lantai bawah.
Tragedi tersebut menewaskan tiga santri, melukai ratusan lainnya, serta menyisakan sejumlah korban yang masih tertimbun reruntuhan. Hingga kini, tim SAR masih bekerja keras melakukan evakuasi di lokasi kejadian. (As Adil Fajar /Koresponden Ponorogo)





