IndonesiaBuzz : Madiun, 19 September 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2025 sekaligus menyambut HUT ke-80 PT Kereta Api Indonesia (Persero) pada 28 September mendatang, KAI Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menggelar sosialisasi keselamatan perjalanan kereta api (KA) di sejumlah perlintasan sebidang, Jumat (19/9/2025).
Kegiatan yang dilaksanakan serentak di 59 titik Daop dan Divre KAI ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih disiplin dan waspada saat melintasi perlintasan sebidang.
Untuk wilayah Daop 7 Madiun, sosialisasi dipusatkan di JPL Nomor 138 Kota Madiun serta di JPL Nomor 290 (antara Stasiun Susuhan–Minggiran), JPL Nomor 288, dan JPL Nomor 287 (antara Stasiun Kediri–Susuhan).
Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen perusahaan dalam mendukung program pemerintah memperkuat konektivitas dan menjaga keselamatan transportasi.
“Di samping itu, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen KAI dalam menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang. Kami terus berupaya mengedukasi masyarakat agar lebih disiplin dan waspada saat melintasi perlintasan sebidang. Keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.
Sosialisasi dilakukan melalui pembagian suvenir berisi flyer imbauan keselamatan, pemasangan spanduk, serta imbauan langsung kepada pengguna jalan.
Dalam kesempatan itu, KAI juga mengampanyekan gerakan BERTEMAN (Berhenti, Tengok Kanan Kiri, Pastikan Aman, Lalu Jalan).
“Kami mengajak masyarakat untuk selalu menerapkan gerakan BERTEMAN. Tengok kanan dan kiri untuk memastikan tidak ada kereta api yang akan melintas sebelum menyeberang perlintasan sebidang. Ini adalah langkah sederhana namun sangat vital untuk menghindari insiden yang mungkin terjadi,” tambah Zainul.
Selain itu, KAI Daop 7 Madiun mengingatkan kembali ketentuan Pasal 124 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, yang menegaskan bahwa pengguna jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api di perlintasan sebidang.
Zainul berharap, sosialisasi ini dapat meningkatkan disiplin masyarakat sehingga keselamatan dan keamanan perjalanan KA tetap terjaga. (Arn/Hms)







