IndonesiaBuzz: Solo, 19 September 2025 – Tim Gegana Brimob Batalyon C Pelopor Solo diterjunkan untuk mengevakuasi granat tangan yang ditemukan di sebuah tempat usaha pengepul rongsokan di Debegan, Mojosongo, Jebres, Solo, Kamis (18/9/2025). Granat tersebut akan dimusnahkan di Gunung Kendil, Boyolali.
Pantauan awak media, evakuasi dilakukan oleh lima personel Tim Gegana yang tiba sekitar pukul 16.15 WIB. Granat tangan tua itu diamankan dari sebuah rumah berwarna hijau toska, kemudian dibungkus alat khusus antiledak berwarna merah dan dibawa menggunakan mobil ke lokasi pemusnahan.
Kapolsek Jebres, Kompol Murtiyoko, menjelaskan granat ditemukan secara tidak sengaja oleh pengepul rongsokan, Gunawan (39), saat memilah barang rongsok yang dibeli dari salah satu rumah di kawasan Singosaren, Serengan. Granat yang disinyalir dibuat pada 1953 itu awalnya dikira barang antik.
“Pengepul membuka bungkusan kaleng bekas rokok dan ternyata isinya granat tangan. Setelah itu langsung dilaporkan ke polisi,” ujar Kompol Murtiyoko. Ia menambahkan, pihaknya belum bisa memastikan apakah granat tersebut masih aktif.
Granat tangan itu kemudian dievakuasi ke Gunung Kendil, Boyolali, untuk diperiksa lebih lanjut dan dimusnahkan oleh Tim Gegana.
Gunawan mengungkapkan, rumah tempat granat berasal hendak dikosongkan dan sebagian barang-barangnya dijual secara bertahap kepadanya. “Saat memilah barang rongsokan itu, saya baru sadar kalau itu granat. Langsung lapor polisi,” kata Gunawan.
Granat tersebut berkarat dan bertuliskan “Hand Grenade AK II” di bagian atas, serta angka tahun 1953 di bagian bawah.(red)







