IndonesiaBuzz: Yogyakarta, 14 September 2025 – Silaturohmi Perguruan Keluarga Silat Madura (SPKSM) dari Kabupaten Bangkalan, Madura, berhasil meraih juara pertama dalam ajang Festival Pencak Malioboro 2025 yang digelar di Yogyakarta, Sabtu (13/9/25) malam.
Festival berlangsung di pintu masuk kantor Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan diikuti sejumlah perguruan serta komunitas pencak silat dari berbagai daerah. SPKSM tampil memukau dengan konsep Sakera, tokoh legendaris Madura yang dikenal sebagai simbol perlawanan rakyat.

Tim SPKSM Madura di Pencak Malioboro Festival (PMF) 2025
Pelatih SPKSM, Ariful, mengungkapkan pihaknya hanya memiliki waktu satu bulan untuk mempersiapkan tim. Ia menyeleksi sepuluh atlet yang terdiri atas enam pesilat putra dan empat pesilat putri untuk tampil di Malioboro.
“Begitu ada undangan dari panitia, kami langsung melakukan seleksi dan latihan intensif selama sebulan. Alhamdulillah, kerja keras itu terbayar dengan predikat juara pertama,” kata Ariful.
Menurutnya, keikutsertaan SPKSM dalam festival ini tidak hanya soal kompetisi, tetapi juga sebagai upaya memperkenalkan sekaligus melestarikan budaya asli Madura ke masyarakat luas, bahkan dunia.
“Kami merasa terkesan dengan penyelenggaraan festival ini, apalagi ini pertama kalinya tampil di Yogyakarta. Semoga tahun depan bisa kembali diundang dan pemerintah daerah, khususnya Dinas Kebudayaan Bangkalan, lebih memberi perhatian kepada talenta-talenta pencak silat Madura,” tambahnya.
Festival Pencak Malioboro 2025 sendiri mendapat apresiasi luas karena menjadi ruang ekspresi seni bela diri tradisional sekaligus memperkuat silaturahmi antarperguruan silat dari berbagai daerah. (Teguh – red)







