IndonesiaBuzz: Semarang, 24 Agustus 2025 – Rangkaian bakti sosial Alumni Akpol Angkatan 1990 Batalyon Dhira Brata di Mapolsek Genuk, Kota Semarang, Sabtu (23/8/25), diwarnai suasana haru ketika Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Dedi Prasetyo memberikan perhatian khusus kepada para biarawati dan lansia dari Panti Wreda Griya Tyas Dalem.
Wakapolri secara pribadi menyambut kedatangan para lansia yang didampingi biarawati pengelola panti. Dengan penuh kelembutan, ia menyerahkan bantuan sosial sebagai bentuk kepedulian Polri.
“Dedikasi Ibu-Ibu Suster dalam merawat para lansia adalah teladan nyata kasih kemanusiaan,” ujar Komjen Pol. Dedi Prasetyo.
Sebanyak 220 paket sembako disalurkan kepada enam lembaga sosial, termasuk Panti Wreda Griya Tyas Dalem. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan biarawati yang selama ini mendedikasikan hidupnya merawat 11 lansia, sebagian besar dari kalangan dhuafa.
Suster Sebastiana HK menyampaikan apresiasinya. “Kami menghaturkan terima kasih atas perhatian dan berkat yang kami terima hari ini berupa bantuan dana, sembako, serta sambutan yang luar biasa kepada keluarga Panti Wredha Griya Tyas Dalem Bangetayu, Genuk,” ujarnya.
Selain bantuan materi, sekitar 200 warga termasuk para lansia mendapatkan layanan kesehatan gratis. Wakapolri turut mendampingi para lansia saat pemeriksaan medis.
“Pelayanan kami untuk semua masyarakat tanpa memandang latar belakang. Polri hadir untuk seluruh rakyat Indonesia,” tegasnya.
Suster Sebastiana juga mendoakan agar jajaran Polri senantiasa diberi kesehatan dan kekuatan dalam mengabdi. “Semoga Bapak Wakapolri beserta jajarannya tetap diberi berkat melimpah dan dapat terus melayani masyarakat,” ucapnya.
Wakapolri menegaskan kepedulian Polri tidak berhenti pada kegiatan ini saja. “Kami akan terus mendampingi perjuangan para biarawati dan lansia yang merupakan bagian berharga dari masyarakat kita,” tandasnya.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin para biarawati, mendoakan keselamatan bangsa dan keutuhan NKRI. Momentum tersebut memperlihatkan harmoni antara unsur keamanan dan masyarakat dalam membangun Indonesia yang lebih humanis. (Red-Ho Polri)







