IndonesiaBuzz: Jakarta, 5 Agustus 2025 – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan mutasi besar-besaran di jajaran Kepolisian Republik Indonesia. Sebanyak tujuh Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda), termasuk Kapolda Metro Jaya, resmi diganti dalam rotasi terbaru yang diumumkan Selasa (5/8/25).
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho membenarkan adanya mutasi perwira tinggi tersebut. “Iya, benar (ada mutasi Perwira Tinggi Polri),” ujarnya, dikutip dari Antara.
Salah satu mutasi yang paling disorot adalah pergantian Kapolda Metro Jaya. Irjen Pol. Karyoto dimutasi menjadi Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, sementara posisinya digantikan oleh Irjen Pol. Asep Edi Suhari.
Berikut daftar lengkap tujuh Kapolda yang dimutasi:
- Kapolda Metro Jaya: Irjen Pol. Karyoto dimutasi menjadi Kabaharkam Polri, digantikan oleh Irjen Pol. Asep Edi Suhari.
- Kapolda Kalimantan Utara: Irjen Pol. Hary Sudwijanto digantikan oleh Brigjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy (eks Wakapolda Metro Jaya).
- Kapolda Aceh: Irjen Pol. Achmad Kartiko digantikan oleh Brigjen Pol. Marzuki Ali Basyah (eks Pati Bareskrim di BNN).
- Kapolda Sulawesi Barat: Irjen Pol. Adang Ginanjar digantikan oleh Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta (eks Staf Ahli Manajemen Kapolri).
- Kapolda Gorontalo: Irjen Pol. Eko Wahyu Prasetyo digantikan oleh Irjen Pol. Widodo (eks Pati Bareskrim Polri).
- Kapolda Maluku: Irjen Pol. Eddy Sumitro Tambunan digantikan oleh Irjen Pol. Dadang Hartanto (eks Ketua STIK Lemdiklat Polri).
- Kapolda Banten: Irjen Pol. Suyudi Ario Seto digantikan oleh Brigjen Pol. Hengki (eks Wakapolda Banten).
Dalam rotasi ini, Polri mencatat total 61 personel dimutasi, terdiri atas:
- 8 personel menjadi pejabat utama (PJU) Mabes Polri
- 7 personel menjabat sebagai Kapolda
- 3 personel promosi menjadi Inspektur Jenderal (Irjen)
- 13 personel promosi menjadi Brigadir Jenderal (Brigjen)
- 3 personel promosi menjadi Komisaris Besar (Kombes)
- 4 personel mendapatkan penugasan khusus (gassus)
- 23 personel memasuki masa pensiun
“Mutasi jabatan merupakan proses alamiah dalam organisasi sebagai bentuk penyegaran, pengembangan karier, serta pemenuhan kebutuhan organisasi,” kata Irjen Sandi. @eko-m







