IndonesiaBuzz: Tulungagung, 22 Juli 2025 – Geliat industri kerajinan batu alam di Tulungagung kembali menorehkan prestasi membanggakan. Seorang pengrajin asal Desa Gamping, Kecamatan Besuki, Wahyu (45) berhasil menembus pasar ekspor hingga ke Amerika Serikat dengan omzet mencapai Rp1,3 miliar selama tahun 2024.
Memulai usahanya sejak tahun 2013, Wahyu kini menjadi salah satu pelaku UMKM sukses di sektor kerajinan marmer. Ia mempekerjakan delapan karyawan tetap di workshop miliknya, yang setiap hari memproduksi aneka produk berbahan dasar batu alam mulai dari gentong, planter, hingga ornamen hias dengan berbagai desain artistik.
“Hari ini kami sedang mempersiapkan pengiriman sejumlah planter bertekstur ke Yogyakarta,” ujarnya saat ditemui IndonesiaBuzz di lokasi produksinya pada Senin (22/7/25) siang.
Produk-produk pria kelahiran asli Tulungagung ini sebagian besar menggunakan marmer lokal khas Tulungagung, dikenal dengan keindahan warna serta kekuatan materialnya. Harga produk bervariasi tergantung jenis batu, ukuran, hingga tingkat kerumitan desain. Sentuhan tekstur alami dan inovasi bentuk menjadi daya tarik utama yang membuat produknya dilirik pasar domestik maupun internasional.
Pencapaian omzet hingga miliaran rupiah tak hanya menjadi bukti ketangguhan UMKM lokal di tengah persaingan global, tetapi juga memberikan harapan baru bagi sektor ekonomi kreatif berbasis kerajinan di Kabupaten Tulungagung.
Ia berharap ke depan dapat terus memperluas jangkauan ekspor dan mengangkat potensi batu marmer Tulungagung sebagai komoditas unggulan nasional.(Ika Firgiyanti/Koresponden Tulungagung)







