IndonesiaBuzz: Jakarta, 1 Juli 2025 – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berhasil memfasilitasi penempatan kembali sebanyak 700 buruh yang menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK). Langkah ini merupakan hasil kerja sama antara Polri dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) melalui pembentukan Desk Ketenagakerjaan.
“Polri mengantarkan 700 buruh terdampak PHK dari lima perusahaan untuk kembali bekerja di tempat yang baru,” ujar Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat memberikan sambutan dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-79 Bhayangkara di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Selasa (1/7).
Menurut Listyo, Desk Ketenagakerjaan berperan penting dalam menangani sengketa ketenagakerjaan. Lewat desk tersebut, Polri telah melatih sebanyak 2.671 penyidik di bidang ketenagakerjaan untuk memperkuat kapasitas penyelesaian konflik antara pekerja dan perusahaan.
“Polri ikut serta pelatihan 2.671 penyidik di bidang ketenagakerjaan melalui kerja sama serikat buruh sekitar dua perusahaan di Kabupaten Cirebon dan Brebes,” jelasnya.
Kapolri menyebut, kolaborasi ini memungkinkan buruh yang kehilangan pekerjaan akibat PHK untuk mendapatkan kembali pekerjaan yang layak melalui mekanisme yang terintegrasi antara perlindungan hukum dan mediasi tenaga kerja.
Lebih lanjut, Listyo menyatakan bahwa Polri juga sedang mempersiapkan penyerapan tenaga kerja berikutnya bagi 1.500 buruh yang terdampak PHK dalam waktu dekat. Ia menyebut total peluang penyerapan tenaga kerja di dua perusahaan tersebut mencapai 35.000 orang.
“Dalam waktu dekat 1.500 buruh lainnya juga akan dipekerjakan kembali,” tegasnya.
Dapatkan breaking news dan pilihan berita terbaik langsung di ponselmu. Akses sekarang di IndonesiaBuzz.com WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029VbB0Pi6GpLHNXUg9xv0g







