IndonesiaBuzz: Karanganyar, 22 Juni 2025 – Minimnya fasilitas untuk kegiatan otomotif di Kabupaten Karanganyar mendorong Bupati Rober Christanto merencanakan pembangunan sirkuit balap. Rencana tersebut mendapat sorotan positif, terlebih karena pembangunan infrastruktur ini diyakini mampu memberikan dampak ekonomi luas, termasuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan geliat sektor UMKM.
Bupati Rober menyampaikan, rencana pembangunan sirkuit sudah masuk dalam agenda prioritas sejak awal masa kepemimpinannya. Namun, keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi membuat realisasi proyek itu harus ditunda sementara.
“Sudah saya rencanakan tahun ini, tapi karena efisiensi anggaran, kita utamakan dulu kebutuhan primer masyarakat, terutama infrastruktur dasar. Kalau itu sudah terpenuhi, baru kita lanjutkan pembangunan sirkuit,” ujar Rober usai pelantikan pengurus IMI Karanganyar, Minggu (22/6/2025).
Meski tertunda, Bupati menegaskan bahwa proyek sirkuit tetap menjadi prioritas dalam masa jabatan Rober-Adhe. Pembangunan dirancang bukan hanya untuk satu jenis balapan, melainkan mencakup berbagai cabang seperti road race, drag race, free style, hingga sprint test.
“Harapan kami, sirkuit ini bukan cuma untuk road race saja, tapi juga drag race, freestyle, sprint test, dan semua yang berkaitan dengan otomotif kita jadikan satu. Ini juga untuk mendukung atlet lokal agar bisa berkembang dan berprestasi,” jelasnya.
Rober menekankan bahwa kehadiran sirkuit akan membawa efek berganda. Selain memfasilitasi komunitas otomotif, event-event yang diselenggarakan nantinya diyakini akan menarik banyak pengunjung dan menggerakkan roda ekonomi lokal.
“Setiap event akan menyerap anggaran besar, orang akan datang ke Karanganyar, UMKM jalan, perekonomian bergerak, dan PAD meningkat,” ungkapnya optimistis.
Rober memastikan, meski belum bisa direalisasikan tahun ini, pembangunan sirkuit akan tetap diwujudkan dalam periode kepemimpinan saat ini.
“Insyaallah, kalau tidak bisa tahun ini, pokoknya dalam periode kami ini, sirkuit akan hadir di Kabupaten Karanganyar,” tegasnya.







