IndonesiaBuzz: Surakarta, 25 Desember 2024 – Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan ke Gereja Bethel Indonesia (GBI) Keluarga Allah Solo Widuran, Surakarta, Rabu (25/12). Kunjungan ini bertujuan memastikan ibadah dan perayaan Hari Natal berjalan dengan lancar.
Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Wakil Presiden menyampaikan bahwa dalam kunjungan tersebut, Gibran memberikan pesan hangat dari Presiden Prabowo Subianto kepada jemaat GBI Solo.
“Salam hangat dari Bapak Presiden kita, Bapak Prabowo Subianto. Selamat Natal. Semoga perayaan Natal tahun ini membawa berkah untuk Bapak-Ibu semua. Bapak-Ibu semua diberikan kesehatan, umur panjang,” ujar Gibran kepada jemaat.
Selain menyampaikan ucapan selamat Natal, Wapres Gibran juga menerima doa khusus yang dipimpin oleh Pendeta Obaja bersama jemaat GBI Solo. Sebagai wujud perhatian, Gibran membagikan bingkisan kepada anak-anak yang mengikuti misa Natal.
Tahun ini, GBI Solo merayakan Natal dengan tema “Panggil Aku Diberkati” yang dihadiri lebih dari 4.000 jemaat. Bangunan gereja ini sebelumnya diresmikan oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo pada 2006, saat menjabat sebagai Wali Kota Surakarta.
Ibadah Natal Berlangsung Aman dan Kondusif
Di berbagai daerah, ibadah dan perayaan Natal berlangsung dengan aman dan tertib. Aparat keamanan dari TNI, Polri, serta instansi pemerintah setempat dikerahkan untuk menjaga kelancaran kegiatan ibadah dan aktivitas warga selama libur Natal.
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan saat meninjau pusat-pusat keramaian di Jakarta, menyampaikan bahwa situasi nasional aman dan terkendali.
“Alhamdulilah, hingga saat ini situasi nasional terpantau aman dan terkendali. Posko-posko pengamanan dan pelayanan yang tersebar di berbagai lokasi strategis telah bekerja optimal,” ujar Budi Gunawan.
Menko Polkam juga mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga ketertiban dan segera melaporkan hal-hal mencurigakan kepada pihak berwenang.
Selain itu, Budi mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap potensi cuaca ekstrem selama libur Natal dan Tahun Baru. “Jangan ragu untuk menunda perjalanan jika situasi dianggap berisiko,” tambahnya,







