IndonesiaBuzz: Halo Jatim – Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kota Madiun mengalami penurunan signifikan. Pada 2023, TPT tercatat sebesar 5,85 persen, sedangkan pada 2024 angka ini turun menjadi 4,3 persen. Penurunan sebesar 1,55 persen ini dianggap sebagai bukti keberhasilan intervensi pemerintah dan kerja sama dengan dunia usaha.
Plt. Kepala Disnaker KUKM Kota Madiun, Harum Kusumawati, mengungkapkan bahwa hasil positif ini tidak terlepas dari berbagai program yang dijalankan pemerintah, termasuk pelatihan tenaga kerja.
“Penurunan ini bukti positif, tapi ada tantangan besar, khususnya untuk lulusan diploma (D1, D2, D3),” ujar Harum saat ditemui, Minggu (15/12/2024).
Menurut data, lulusan diploma menjadi penyumbang TPT tertinggi pada 2024 dengan angka mencapai 8,23 persen. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran terkait daya saing kelompok pendidikan diploma di pasar kerja.
Harum juga menambahkan bahwa Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) sedang melakukan kajian mendalam terhadap indikator kemiskinan, termasuk pengangguran.
“Kajian tersebut diharapkan mampu memberikan solusi atas permasalahan pengangguran yang mayoritas berasal dari lulusan pendidikan diploma,” tuturnya.
Dengan upaya yang terus dilakukan, pemerintah optimis mampu mengatasi tantangan tersebut dan menciptakan lapangan kerja yang lebih inklusif bagi seluruh kelompok pendidikan. @wara-e







