Indonesiabuzz.com : Yogyakarta, 7 Desember 2024 – Setelah viral di berbagai media sosial karena mengolok-olok seorang penjual es teh, kini Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah kembali disorot atas viralnya video yang berisi dirinya sedang manggung dengan seniman senior Yati Pesek.
Pasalnya, Gus Miftah mengatakan kata-kata yang dianggap tidak senonoh kepada seniman senior tersebut.
Dilansir dari video yang banyak beredar di media sosial tersebut, Gus Miftah mengatakan bahwa Yati Pesek ‘bajingan’ dan juga mengolok Yati Pesek dengan kata ‘lonte’ (pelacur).
“Niki wau lagune bajing loncat, la niki bajingane kulo jak munggah niki (ini tadi lagunya bajing loncat, nah ini bajingannya saya ajak naik ini),” kata Gus Miftah ketika di atas panggung wayang bersama Yati Pesek.
“Kulo niki bersyukur Budhe Yati elek, nek ayu dadi lonte to (saya ini bersyukur Budhe Yati jelek, kalau cantik jadi pelacur),” kata Gus Miftah melanjutkan olok-olokannya kepada Yati Pesek.
Dilansir dari akun Instargam milik Erick Estrada yang merupakan seniman dan seorang presenter, Erick mengunggah rekaman video percakapannya dengan Yati Pesek melalui telepon seluler.
Dalam videonya, terdengar suara Yati Pesek yang menyatakan dirinya sangat sakit hati atas perkataan Gus Miftah kepadanya saat bersama-sama mengisi acara wayang pada tahun 2022.
“Ya, aku cuma diam saja walaupun sebenarnya hatiku ya sakit sekali,” ucapnya dalam pembicaraan dengan Erick Estrada.
“Ya, aku ini dari kecil jadi seniman sampai jadi tua itu menjaga budayaku beneran, kok aku sama Miftah dibilang kayak begitu,” tuturnya.

Dalam unggahannya, Erick Estrada mengatakan dengan sangat tegas bahwa Yati Pesek masih sakit hati sampai sekarang.
“Sampai hari ini, dia masih sakit hati meski sudah memaafkan,” tegas Erick.
Video viral Gus Miftah dan Yati Pesek tersebut merupakan potongan video yang bersumber dari YouTube Gus Miftah Official.
Video tersebut berjudul “Gus Miftah Vs Bude Yati Pesek – Lucu Poll Limbukan Wayang Kulit Ponpes Ora Aji”, dengan durasi 45.11 menit.
Sementara itu, Gus Miftah menyatakan tidak bisa berbuat apa-apa terkait hal tersebut.
“Itu monggo saja. Itu saya bisa berbuat apa? Video sudah tahun yang lalu kembali diungkit. Insyaallah hubungan saya dengan beliau yang terbaik. Kalaupun itu diambil, diviralkan kembali, ya saya bisa berbuat apa?” kata Gus Miftah.
Dia mengatakan bahwa dirinya tidak akan merubah gaya dakwahnya. Meski begitu, pimpinan Ponpes Ora Aji itu berjanji akan lebih berhati-hati dalam memilih kata.
“Secara prinsip semua orang punya gaya dakwah masing-masing. Punya karakter masing-masing. Karakter itu tetap akan saya pertahankan, cuma dengan pemilihan kata dan diksi yang mungkin lebih berhati-hati,” janji Gus Miftah. (Puthut-Red)







