Saturday, June 27, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home News Politik & Pemerintahan

Bahlil Lahadalia Singgung Sosok “Raja Jawa”, Pemerhati Budaya: Siapa yang Dimaksud?

by Redaksi IndonesiaBuzz
August 27, 2024
Reading Time: 3 mins read
Bahlil Lahadalia Singgung Sosok “Raja Jawa”, Pemerhati Budaya: Siapa yang Dimaksud?

Bahlil Lahadalia. (Youtube Golkar)

Indonesiabuzz.com: Madiun, 26 Agustus 2024 – Dalam Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar yang berlangsung pada tanggal 21 Agustus 2024, Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, membuat pernyataan mengejutkan mengenai sosok yang disebutnya sebagai “Raja Jawa”.

Pidato Bahlil disampaikan di hadapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan sejumlah pimpinan partai politik lainnya, dan mendapatkan perhatian luas dari berbagai kalangan.

Dalam pidatonya, Bahlil menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap figur yang disebutnya sebagai Raja Jawa. Ia mengungkapkan kekhawatirannya tentang dampak negatif yang mungkin timbul jika para kader Golkar tidak berhati-hati dalam berurusan dengan sosok tersebut.

“Kita harus lebih paten lagi. Soalnya, Raja Jawa ini kalau kita main-main, celaka kita. Saya mau kasih tahu saja, jangan coba-coba main-main barang ini. Waduh, ini ngeri-ngeri sedap barang ini,” ujar Bahlil dengan nada peringatan.

BeritaTerkait

Jokowi Tegaskan Kunjungan ke Lampung untuk Dukung PSI, Minta Struktur Partai Aktif Dampingi Masyarakat

Peserta Meninggal dalam Latsarmil SPPI Bertambah Jadi Empat, Kemhan Janji Evaluasi Menyeluruh

Meskipun demikian, Bahlil enggan menjelaskan siapa sosok yang dimaksud dengan “Raja Jawa” tersebut.

“Sudah banyak, sudah lihat kan barang ini kan? Ya tidak perlu saya ungkapkan lah. Enggak perlu,” katanya.

Pernyataan Bahlil segera mendapatkan tanggapan dari berbagai pihak, termasuk dari Pemerhati budaya asal Kota Madiun, Kanjeng Pangeran (KP) Hari Andri Winarso Wartonagoro.

Kerabat Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menegaskan, Jawa memang memiliki figur raja dalam konteks adat, namun bukan dalam arti politik atau pemerintahan Republik Indonesia.

Kepada IndonesiaBuzz.com. Ia menjelaskan bahwa dalam tradisi Jawa, terdapat figur raja yang memegang peranan penting dalam adat, seperti Sri Susuhunan Pakoe Boewono XIII dari Kraton Kasunanan Surakarta dan Sri Sultan Hamengkubuwana X dari Kraton Ngayogyakarta.

“Jawa memang punya Raja, ada Sri Susuhunan Pakoe Boewono XIII yang merupakan Raja Kraton Kasunanan Surakarta, dan Sri Sultan Hamengkubuwana X di Kraton Ngayogyakarta. Beliau-beliau ini adalah raja dalam arti pemangku adat, pemimpin masyarakat adat di dua kraton yang diakui oleh Pemerintah Republik Indonesia. Bukan secara politik,” tegas Kanjeng Andri, sapaan akrabnya, Senin (26/8/2024).

Selanjutnya, Kanjeng Andri menanyakan maksud dari sebutan “Raja Jawa” dalam konteks politik. Ia mempertanyakan siapa yang sebenarnya dimaksud oleh Bahlil dengan istilah tersebut, mengingat bahwa figur yang disebutkan adalah pemangku adat, bukan penguasa politik.

“Lalu, ketika seorang petinggi partai politik (parpol) mengatakan ada ‘Raja Jawa’, ini yang dimaksud siapa? Jelas bukan Beliau-beliau yang saya sebutkan di atas,” ujarnya. “Ojo ngawurlah (Jangan ngawur),” imbuhnya.

Lebih jauh, KP Hari Andri mengkritisi adanya pengakuan dinasti dalam politik dan pemerintahan yang dapat merusak prinsip demokrasi. Ia menyampaikan pandangannya bahwa penyebutan “Raja” dalam konteks politik mengarah pada pengakuan dinasti, yang berpotensi merusak prinsip dasar demokrasi.

“Dengan adanya penyebutan raja dalam politik dan pemerintahan, berarti benar tentang adanya dinasti? Sehingga menjadi benar ketika si anak raja, dan menantunya menjabat sebagai bupati, wali kota, dan lain sebagainya?” tanyanya.

KP Hari Andri menegaskan kembali bahwa Indonesia adalah negara demokrasi dan tidak menganut sistem kerajaan.

“Indonesia itu negara demokrasi, sehingga tidak ada ‘Raja’, apalagi dinasti, dalam konstitusi Indonesia. Semua dilakukan atas nama rakyat,” pungkasnya, menegaskan bahwa segala bentuk pemerintahan di Indonesia harus sesuai dengan prinsip demokrasi dan konstitusi negara.

Dengan berbagai tanggapan dan kritik yang muncul, pernyataan Bahlil tentang “Raja Jawa” menjadi topik hangat dan memicu diskusi mendalam tentang peran dan makna figur raja dalam konteks modern Indonesia. @indonesiabuzz

Tags: Bahlil LahadaliaBudaya Jawademokrasi Indonesiadinasti politikESDMketua umum golkarkonstitusi IndonesiaKP Hari Andri Winarso WartonagoroKraton Kasunanan SurakartaKraton NgayogyakartaMunas Partai Golkarpartai golkarPresiden Joko WidodoRaja Jawasistem kerajaan
Share221SendScan

Trending

Jokowi Tegaskan Kunjungan ke Lampung untuk Dukung PSI, Minta Struktur Partai Aktif Dampingi Masyarakat
News

Jokowi Tegaskan Kunjungan ke Lampung untuk Dukung PSI, Minta Struktur Partai Aktif Dampingi Masyarakat

4 minutes ago
Peserta Meninggal dalam Latsarmil SPPI Bertambah Jadi Empat, Kemhan Janji Evaluasi Menyeluruh
News

Peserta Meninggal dalam Latsarmil SPPI Bertambah Jadi Empat, Kemhan Janji Evaluasi Menyeluruh

10 hours ago
Bareskrim Tetapkan 287 WNA Jadi Tersangka Judi Daring Internasional, Jaringan Hayam Wuruk Diduga Libatkan Enam Negara
News

Bareskrim Tetapkan 287 WNA Jadi Tersangka Judi Daring Internasional, Jaringan Hayam Wuruk Diduga Libatkan Enam Negara

10 hours ago
SILPA Rp152 Miliar Diprioritaskan untuk Jalan Poros Desa, Pemkab dan DPRD Ngawi Percepat Infrastruktur Pedesaan
News

SILPA Rp152 Miliar Diprioritaskan untuk Jalan Poros Desa, Pemkab dan DPRD Ngawi Percepat Infrastruktur Pedesaan

10 hours ago
SPMB SMA Negeri 2026 Jadi Sorotan, Walidasa Desak Diskresi Gubernur Jatim Prioritaskan Siswa Kota Madiun
Halo Jatim

SPMB SMA Negeri 2026 Jadi Sorotan, Walidasa Desak Diskresi Gubernur Jatim Prioritaskan Siswa Kota Madiun

12 hours ago
Indonesiabuzz.com

Enter your email address

TERBARU

Jokowi Tegaskan Kunjungan ke Lampung untuk Dukung PSI, Minta Struktur Partai Aktif Dampingi Masyarakat

Jokowi Tegaskan Kunjungan ke Lampung untuk Dukung PSI, Minta Struktur Partai Aktif Dampingi Masyarakat

June 27, 2026
Peserta Meninggal dalam Latsarmil SPPI Bertambah Jadi Empat, Kemhan Janji Evaluasi Menyeluruh

Peserta Meninggal dalam Latsarmil SPPI Bertambah Jadi Empat, Kemhan Janji Evaluasi Menyeluruh

June 26, 2026

TERPOPULER

Aliansi Mahasiswa Ngawi Turun ke Jalan, Soroti BBM, RUU Perampasan Aset hingga Alih Fungsi Lahan Pertanian

Kuota SD Sekolah Rakyat di Ngawi Baru Terisi Tiga Siswa, Pemkab Usulkan Anak Panti Asuhan Jadi Solusi

SILPA Rp152 Miliar Diprioritaskan untuk Jalan Poros Desa, Pemkab dan DPRD Ngawi Percepat Infrastruktur Pedesaan

Kyai Kolo Dete: Misteri Leluhur Bocah Gimbal Dieng

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In