IndonesiaBuzz: Solo, 4 Februari 2024 – Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat bakal menggelar Tingalan Dalem Jumenengan. Upacara adat ini merupakan peringatan kenaikan tahta ke-20 dari Raja Kraton Surakarta, Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Pakoe Boewono XIII.
Acara sakral ini akan diselenggarakan pada Selasa, 6 Februari 2024, di Kagungan Dalem Sasana Sewaka, Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Kota Solo. Menilik pada tahun-tahun sebelumnya, tradisi ini diikuti oleh Abdi Dalem dan Sentono Dalem Kraton Surakarta, serta dihadiri ratusan tamu undangan.
Dalam acara Tingalan Dalem Jumenengan tersebut, akan ditampilkan sebuah tarian khusus dan sakral Kraton Surakarta, yakni Tari Bedhaya Ketawang. Tarian ini hanya ditampilkan satu tahun sekali, pada saat kenaikan tahta Raja atau peringatan kenaikan tahta. Tak hanya itu, tarian ini pun hanya boleh ditampilkan di Kraton Surakarta. Selain itu, Tari Bedhaya Ketawang dilakukan oleh sembilan penari gadis remaja yang belum menikah atau masih perawan.
Tarian ini mengisahkan tentang siklus kehidupan manusia. Mulai dari kelahiran, perjalanan hidup, kematian, hingga alam setelah kehidupan di dunia. Pertunjukan tari Bedhaya Ketawang ini diiringi oleh harmoni gamelan pusaka “Kyai Kaduk Manisrenggo”.
Selama Tari Bedhaya Ketawang ditampilkan di Kagungan Dalem Sasana Sewaka, seluruh ruangan akan dipenuhi dengan aroma harum semerbak dari asap dupa yang mengepul di berbagai sudut. Suasana sakral dan kemegahan budaya menciptakan momen yang tak terlupakan bagi semua yang hadir di upacara tradisi tersebut.
Tidak hanya sebagai perayaan kenaikan tahta, Tingalan Dalem Jumenengan di Kraton Surakarta juga menjadi titik temu budaya dan spiritualitas. Acara ini bukan sekedar pesta budaya, tetapi juga sebuah sarana memahami makna kehidupan melalui tradisi luhur Kraton Surakarta. @indonesiabuzz







