Saturday, July 25, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home Humaniora Historia

28 September: Indonesia Menjadi Anggota ke-60 PBB

by Redaksi IndonesiaBuzz
September 28, 2025
Reading Time: 4 mins read
28 September 1950: Indonesia Menjadi Anggota ke-60 PBB

Indonesia Menjadi Anggota ke-60 PBB pada 28 September 1950 (Ilustrasi: IB)

Pada tanggal 28 September 1950, sebuah momen diplomatik bersejarah terukir bagi Republik Indonesia. Negara yang baru lima tahun memproklamasikan kemerdekaannya ini secara resmi diterima sebagai anggota ke-60 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

IndonesiaBuzz: Historia – Pada tanggal 28 September 1950, sejarah Republik Indonesia mencatat sebuah babak penentu. Tepat 75 tahun yang lalu, di tengah gemuruh ketegangan Perang Dingin, Indonesia secara resmi diterima sebagai Anggota ke-60 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Momen di Majelis Umum PBB, New York, ini bukan sekadar upacara diplomatik, melainkan penahbisan kedaulatan sejati, sebuah validasi hukum internasional yang mengakhiri perjuangan panjang pengakuan de jure Indonesia di mata dunia.

Gerbang Legitimas Multilateral

Setelah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, perjuangan Indonesia untuk diakui kedaulatannya masih berlanjut, sering kali terhambat oleh Agresi Militer Belanda. Meskipun Konferensi Meja Bundar (KMB) pada akhir 1949 menghasilkan penyerahan kedaulatan oleh Belanda, pengakuan tersebut masih bersifat bilateral—antara bekas penjajah dan negara yang baru lahir.

Keanggotaan PBB mengubah segalanya.

BeritaTerkait

Kraton Surakarta Gelar Kirab Malam Selikuran, Padukan Ritual, Budaya, dan Syiar Islam

Sadranan Kajoran Jadi Simbol Sinergi Warga dan Karaton Surakarta

Penerimaan melalui Majelis Umum PBB pada 28 September 1950, yang disusul oleh rekomendasi Dewan Keamanan PBB melalui Resolusi 86 (1950), memberikan legitimasi multilateral yang tak terbantahkan. PBB mengukuhkan bahwa Indonesia, yang baru lima tahun merdeka, adalah “peace-loving state” (negara pencinta damai) dan mampu melaksanakan kewajiban Piagam PBB.

Momen ini menempatkan Indonesia setara dengan negara-negara berdaulat lainnya, mengintegrasikan negara kepulauan ini ke dalam komunitas global. Kecepatan proses penerimaan ini—kurang dari setahun setelah KMB—menunjukkan adanya dukungan politik internasional yang besar terhadap gelombang dekolonisasi di Asia.

Kebijakan Bebas Aktif di Panggung Dunia

Bagi Indonesia, PBB bukan hanya tempat untuk mendapatkan stempel pengakuan, melainkan panggung pertama untuk mengimplementasikan filosofi luar negeri yang menjadi ciri khasnya: Kebijakan Luar Negeri Bebas Aktif.

Doktrin yang digagas oleh Mohammad Hatta ini memungkinkan Indonesia untuk berinteraksi dan bersuara di antara dua blok adidaya (Barat dan Timur) tanpa harus terikat pada salah satunya. PBB menyediakan kerangka kerja legal-formal yang sempurna bagi Indonesia untuk bersikap independen. Indonesia dapat bekerjasama dengan Blok Barat dalam isu ekonomi, sekaligus kritis terhadap agenda neo-kolonialisme.

Keterlibatan aktif pasca-1950 ini menjadi landasan esensial bagi peran Indonesia sebagai pelopor dan pemimpin Gerakan Non-Blok (GNB), yang secara formal baru lahir pada 1961. Jauh sebelum GNB terbentuk, Majelis Umum PBB sudah menjadi ‘laboratorium’ bagi delegasi Indonesia untuk berkoordinasi dengan negara-negara Asia-Afrika lainnya, bersama-sama mewujudkan visi “dunia yang baru, dunia yang lebih baik.”

Palar dan Perjuangan Irian Barat

Dengan resminya keanggotaan, Indonesia segera menunjuk Lambertus Nicodemus Palar sebagai Utusan Tetap (Permanent Representative) pertama untuk PBB. Palar adalah diplomat veteran yang telah menjadi suara perjuangan Indonesia di PBB sejak 1947, bahkan saat Indonesia masih berstatus sengketa. Transisi peran Palar dari “pembela kemerdekaan” menjadi “duta kedaulatan” menegaskan kesinambungan diplomasi yang tegas.

Palar dan timnya segera memanfaatkan PBB sebagai platform strategis untuk menyelesaikan isu nasional yang belum tuntas: pengembalian Irian Barat dari Belanda. Keanggotaan di PBB memungkinkan Indonesia untuk menekan Belanda secara moral dan politik di mata dunia, menggalang dukungan internasional di Majelis Umum—sebuah tekanan diplomatik yang terbukti krusial dalam upaya integrasi wilayah pada dekade berikutnya.

Warisan Kontemporer

Sejarah unik Indonesia di PBB juga mencakup periode kelam pada tahun 1965, ketika Presiden Soekarno mendeklarasikan Indonesia keluar dari PBB sebagai protes atas terpilihnya Malaysia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan. Langkah radikal ini, yang mengedepankan idealisme anti-neo-kolonialisme, membuat Indonesia menjadi satu-satunya negara yang pernah keluar dari keanggotaan PBB.

28 September 1950: Indonesia Menjadi Anggota ke-60 PBB
Presiden Soekarno mengumumkan keluarnya Indonesia dari PBB. (Istimewa)

Namun, periode isolasi itu tidak berlangsung lama. Setelah perubahan politik di dalam negeri, Indonesia kembali menjadi anggota penuh pada tahun 1966. Keputusan kembali ini menegaskan bahwa, terlepas dari perbedaan ideologi politik, komitmen terhadap multilateralisme dan norma-norma global tetaplah menjadi pilar utama diplomasi nasional.

Hingga hari ini, Indonesia terus memenuhi janjinya sebagai peace-loving state melalui kontribusi aktif dalam misi perdamaian PBB. Kontingen Garuda yang bertugas di berbagai belahan dunia adalah bukti nyata bahwa peristiwa 28 September 1950 bukan sekadar catatan sejarah, melainkan fondasi bagi peran aktif Indonesia dalam menjaga perdamaian dan keamanan internasional.

Tanggal 28 September 1950 adalah hari di mana Indonesia, sebagai negara muda, menemukan suaranya yang sah di antara bangsa-bangsa, memastikan bahwa setiap kebijakan luar negeri—termasuk Bebas Aktif—memiliki landasan dan jangkauan global. @indonesiabuzz

Tags: HistoriaHumanioraIndonesia Menjadi Anggota PBBPBBsejarahSejarah IndonesiaSejarah Indonesia Hari Ini
Share224SendScan

Trending

Persinga U-17 Tuan Rumah Grup A Piala Soeratin Jatim 2026, Bidik Tiket ke Putaran Nasional
News

Persinga U-17 Tuan Rumah Grup A Piala Soeratin Jatim 2026, Bidik Tiket ke Putaran Nasional

3 days ago
Sinergi Polri, TNI, Relawan, dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan di Wonogiri, 1,5 Hektare Terdampak
News

Sinergi Polri, TNI, Relawan, dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan di Wonogiri, 1,5 Hektare Terdampak

3 days ago
Ngawi Matangkan Persiapan POPDA Jatim XV 2026, Seleksi Atlet dan Kesiapan Venue Jadi Fokus
News

Ngawi Matangkan Persiapan POPDA Jatim XV 2026, Seleksi Atlet dan Kesiapan Venue Jadi Fokus

3 days ago
Bupati Madiun Terima Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur 2026
Halo Jatim

Bupati Madiun Terima Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur 2026

3 days ago
Wonogiri Jadi Tuan Rumah Pra POPDA Zona II Jateng 2026, 659 Atlet Pelajar Berebut Tiket ke Semarang
News

Wonogiri Jadi Tuan Rumah Pra POPDA Zona II Jateng 2026, 659 Atlet Pelajar Berebut Tiket ke Semarang

4 days ago
Indonesiabuzz.com

Enter your email address

TERBARU

Persinga U-17 Tuan Rumah Grup A Piala Soeratin Jatim 2026, Bidik Tiket ke Putaran Nasional

Persinga U-17 Tuan Rumah Grup A Piala Soeratin Jatim 2026, Bidik Tiket ke Putaran Nasional

July 22, 2026
Sinergi Polri, TNI, Relawan, dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan di Wonogiri, 1,5 Hektare Terdampak

Sinergi Polri, TNI, Relawan, dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan di Wonogiri, 1,5 Hektare Terdampak

July 22, 2026

TERPOPULER

Palsukan STNK untuk Gadai Mobil, Dua Pelaku Diamankan Polda Jateng

Ngawi Matangkan Persiapan POPDA Jatim XV 2026, Seleksi Atlet dan Kesiapan Venue Jadi Fokus

Pemkab Ngawi Gencarkan Sosialisasi Pajak Kendaraan, Dorong Kepatuhan Wajib Pajak hingga Tingkat Desa

Persinga U-17 Tuan Rumah Grup A Piala Soeratin Jatim 2026, Bidik Tiket ke Putaran Nasional

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In