Saturday, July 4, 2026
POJOK MILENIAL
Indonesiabuzz.com
  • Terbaru
  • Terpopuler
  • Topik Pilihan
No Result
View All Result
Indonesiabuzz.com
No Result
View All Result
Home News

Wonogiri Regrouping 14 Sekolah Negeri, Disdikbud Sebut Efisiensi dan Mutu Pendidikan Jadi Pertimbangan

by Yudi
July 4, 2026
Reading Time: 2 mins read
Wonogiri Regrouping 14 Sekolah Negeri, Disdikbud Sebut Efisiensi dan Mutu Pendidikan Jadi Pertimbangan

Gedung SDN 3 Wonogiri yang akan digabung dengan SDN Kedungringin, (foto: Istimewa).

IndonesiaBuzz: Wonogiri, 4 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Wonogiri melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) melakukan penggabungan (regrouping) terhadap 14 sekolah negeri pada tahun ajaran 2026/2027. Kebijakan tersebut mencakup dua Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan 12 Sekolah Dasar (SD) yang tersebar di sejumlah kecamatan sebagai langkah penataan satuan pendidikan agar lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Kabupaten Wonogiri, Sularto, menjelaskan regrouping dilakukan berdasarkan evaluasi terhadap tiga indikator utama, yakni rendahnya jumlah peserta didik, ketidakseimbangan rasio guru dengan siswa, serta persoalan legalitas lahan sekolah yang dinilai mengganggu keberlangsungan proses belajar mengajar.

“Jumlah siswa yang minim berdampak langsung terhadap pengelolaan sekolah, terutama karena dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dihitung berdasarkan jumlah peserta didik. Ketika dana BOS kecil, kemampuan sekolah untuk meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan juga menjadi terbatas,” ujar Sularto, Jumat (3/7/26).

Menurutnya, kondisi tersebut turut memengaruhi efektivitas pemanfaatan tenaga pendidik. Dalam kondisi ideal, satu guru mengajar satu rombongan belajar yang berisi sekitar 28 hingga 32 siswa. Namun di sejumlah sekolah yang akan digabung, satu guru hanya mengajar kurang dari 10 siswa sehingga dinilai tidak lagi efisien dari sisi pengelolaan sumber daya pendidikan.

BeritaTerkait

Indonesia-Rusia Perkuat Kerja Sama Berantas Narkotika, BNN Fokus Awasi Jaringan Internasional di Bali

Polisi Selidiki Video Aksi Perusakan di Kota Madiun, Kapolres, Semua Pelaku Akan Diproses Hukum

Selain faktor akademik dan administratif, Disdikbud juga mempertimbangkan persoalan status lahan pada beberapa sekolah yang masih bersengketa dengan masyarakat. Situasi tersebut dinilai berpotensi mengganggu kenyamanan dan kepastian penyelenggaraan pendidikan.

Pada jenjang SMP, regrouping dilakukan terhadap SMP Negeri 4 Selogiri yang digabung ke SMP Negeri 1 Selogiri, serta SMP Negeri 3 Girimarto yang digabung dengan SMP Negeri 1 Girimarto.

Sementara itu, pada jenjang SD terdapat 12 sekolah yang digabung, yakni SD Negeri 3 Jatirejo ke SD Negeri 1 Jatirejo (Girimarto), SD Negeri 1 Keloran ke SD Negeri 3 Keloran (Selogiri), SD Negeri 3 Wonogiri ke SD Negeri Kedungringin, SD Negeri 2 Selopuro ke SD Negeri 1 Selopuro (Batuwarno), SD Negeri 3 Ngrejo ke SD Negeri 2 Ngrejo (Tirtomoyo), SD Negeri 3 Guwotirto ke SD Negeri 1 Guwotirto (Giriwoyo), SD Negeri 3 Mojopuro ke SD Negeri 1 Mojopuro (Wuryantoro), SD Negeri 4 Pucung ke SD Negeri 1 Pucung (Eromoko), SD Negeri 1 Karang ke SD Negeri 2 Karang (Slogohimo), SD Negeri 2 Talunombo ke SD Negeri 1 Talunombo (Baturetno), SD Negeri 1 Bulurejo ke SD Negeri 2 Bulurejo (Giriwoyo), serta SD Negeri 2 Jimbar ke SD Negeri 1 Jimbar (Pracimantoro).

Kebijakan regrouping menjadi salah satu strategi pemerintah daerah dalam menyesuaikan tata kelola pendidikan dengan perubahan demografi dan distribusi peserta didik. Penurunan angka kelahiran di sejumlah wilayah dalam beberapa tahun terakhir menyebabkan banyak sekolah mengalami kekurangan murid, sementara kebutuhan pembiayaan operasional dan tenaga pendidik tetap harus dipenuhi.

Melalui penggabungan sekolah, pemerintah berharap sumber daya pendidikan dapat dikelola lebih optimal sehingga anggaran operasional, tenaga pendidik, serta fasilitas pembelajaran dapat dimanfaatkan secara lebih efektif. Langkah tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan tanpa mengurangi akses masyarakat terhadap pendidikan dasar dan menengah.

Meski demikian, pelaksanaan regrouping memerlukan proses adaptasi bagi peserta didik, guru, maupun orang tua. Pemerintah daerah dituntut memastikan proses transisi berlangsung lancar, termasuk penataan distribusi guru, pengelolaan aset sekolah, serta jaminan bahwa seluruh siswa tetap memperoleh layanan pendidikan yang layak, aman, dan berkualitas setelah penggabungan diberlakukan pada tahun ajaran baru 2026/2027. (@Yudi S/Koresponden Wonogiri).

Tags: 14 Sekolah NegeriDisdikbudefisiensiMutu PendidikanregroupingWonogiri
Share219SendScan

Trending

Indonesia-Rusia Perkuat Kerja Sama Berantas Narkotika, BNN Fokus Awasi Jaringan Internasional di Bali
News

Indonesia-Rusia Perkuat Kerja Sama Berantas Narkotika, BNN Fokus Awasi Jaringan Internasional di Bali

2 hours ago
Wonogiri Regrouping 14 Sekolah Negeri, Disdikbud Sebut Efisiensi dan Mutu Pendidikan Jadi Pertimbangan
News

Wonogiri Regrouping 14 Sekolah Negeri, Disdikbud Sebut Efisiensi dan Mutu Pendidikan Jadi Pertimbangan

2 hours ago
Polisi Selidiki Video Aksi Perusakan di Kota Madiun, Kapolres: Semua Pelaku Akan Diproses Hukum
News

Polisi Selidiki Video Aksi Perusakan di Kota Madiun, Kapolres, Semua Pelaku Akan Diproses Hukum

2 hours ago
Polres Ngawi Rotasi Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek, Kapolres Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Presisi
News

Polres Ngawi Rotasi Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek, Kapolres Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Presisi

2 hours ago
PT INKA (Persero) Gelar Pisah Sambut Komisaris dan Direksi, Perkuat Kesinambungan Kepemimpinan Perusahaan
News

PT INKA (Persero) Gelar Pisah Sambut Komisaris dan Direksi, Perkuat Kesinambungan Kepemimpinan Perusahaan

7 hours ago
Indonesiabuzz.com

Enter your email address

TERBARU

Indonesia-Rusia Perkuat Kerja Sama Berantas Narkotika, BNN Fokus Awasi Jaringan Internasional di Bali

Indonesia-Rusia Perkuat Kerja Sama Berantas Narkotika, BNN Fokus Awasi Jaringan Internasional di Bali

July 4, 2026
Wonogiri Regrouping 14 Sekolah Negeri, Disdikbud Sebut Efisiensi dan Mutu Pendidikan Jadi Pertimbangan

Wonogiri Regrouping 14 Sekolah Negeri, Disdikbud Sebut Efisiensi dan Mutu Pendidikan Jadi Pertimbangan

July 4, 2026

TERPOPULER

PT Rizkitama Tirta Fastabiq Konsolidasikan Pembangunan Dapur MBG, Perkuat Standar ISO dan Komitmen Mutu

Kyai Kolo Dete: Misteri Leluhur Bocah Gimbal Dieng

Pertina Ngawi Borong 16 Medali di UTP Boxing Fest 2026, Modal Kuat Menuju Popda dan Porprov

Plt Wali Kota Madiun Apresiasi Suran Agung ke-123 PSHWTM, Tegaskan Pencak Silat Harus Jadi Perekat Persatuan

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Sitemap

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Home
  • Buzz
  • Halo Indonesia
  • News
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Kemasyarakatan
  • Tokoh
  • Entertainment
    • Hiburan
    • Selebritis
  • Humaniora
    • Budaya
    • Historia
    • Sastra
    • Inspirasi
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Finansial
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Relationship
    • Sport
    • Teknologi
    • Wanita
  • Sudut Pandang
    • Celoteh
    • Kata Pakar
    • Opini
  • Travel & Staycation
  • Pojok Milenial
  • Foto

Copyright © 2022-2023, IndonesiaBuzz.com. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In