IndonesiaBuzz: Surakarta, 26 Februari 2025 – Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, meluncurkan dua unit mobil jenazah milik Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Tengah. Mobil tersebut dapat digunakan secara gratis oleh masyarakat.
Peluncuran dilakukan di sela-sela acara Musyawarah Kerja PMI tingkat provinsi yang digelar di Syariah Hotel Kota Solo pada Senin (24/2/2025) malam.
Pria yang akrab disapa Gus Yasin itu menyebutkan bahwa dua unit mobil jenazah tersebut memiliki nilai total Rp432 juta. Anggaran pengadaan kendaraan ini berasal dari dukungan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jateng, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), dan Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Jateng.
“Kami berharap mobil jenazah ini bisa memberikan kemudahan pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Gus Yasin.
Pada acara tersebut, PMI Jawa Tengah juga memberikan penghargaan kepada PMI kabupaten/kota dengan perolehan Bulan Dana tertinggi. Penghargaan diberikan kepada PMI Kota Semarang, Kabupaten Cilacap, dan Kabupaten Tegal. Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada PMI kabupaten/kota yang memiliki transaksi tertinggi dalam pemenuhan kebutuhan logistik Unit Donor Darah (UDD), yakni Kabupaten Brebes, Kota Semarang, dan Kabupaten Sukoharjo.
“Dulu ada minus, sekarang sudah surplus dan bisa memberikan lebih banyak bantuan kepada masyarakat,” tambah Gus Yasin.
Ia juga berharap PMI di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota terus meningkatkan kinerja serta menjaga sinergitas dengan berbagai lembaga. Hal ini terutama dalam aspek tanggap bencana, mengingat bencana alam belakangan sering terjadi di wilayah Jawa Tengah.
Sementara itu, Ketua PMI Jawa Tengah, Sarwa Pramana, menegaskan bahwa dua unit mobil jenazah tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara gratis.
“Seandainya ada saudara yang meninggal di daerah lain, bisa menghubungi PMI Jateng dan akan kami bantu,” kata Sarwa.
Dalam kesempatan tersebut, Sarwa juga menyampaikan bahwa PMI Jateng telah menyalurkan bantuan senilai Rp156.500.000 untuk Kabupaten Banjarnegara dalam upaya penanggulangan bencana.







