IndonesiaBUzz: Solo, 24 September 2025 – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menjadi pusat perhatian nasional dengan ditunjuk sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) XIX Jawa Tengah 2025 untuk cabang olahraga pencak silat. Ajang bergengsi ini resmi dibuka pada Selasa (23/9/25) di Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS, Solo.
Dalam sambutannya, Rektor UMS, Prof. Harun Joko Prayitno, menekankan bahwa pencak silat bukan sekadar olahraga, melainkan warisan budaya bangsa yang sarat nilai persatuan, sportivitas, dan perjuangan.
“Pencak silat adalah olahraga budaya bangsa. Di dalamnya ada semangat, sportivitas, ikhtiar, dan persaudaraan. Filosofi What is Pencak Silat adalah bergerak, berprestasi, dan berdampak,” ujar Harun.
Ia menambahkan, olahraga membawa tiga manfaat besar: kesehatan fisik, kekuatan jiwa dan pikiran, serta terjalinnya silaturahmi. “Selamat datang, selamat bertanding. Mari jadikan pencak silat sebagai ajang persaudaraan dan prestasi yang mengharumkan bangsa,” katanya.
Pomnas XIX cabang pencak silat diikuti oleh 384 atlet dari 36 provinsi di Indonesia. Kehadiran hampir seluruh provinsi mencerminkan kuatnya semangat mahasiswa untuk berkompetisi di olahraga tradisional yang kini mendunia.
Technical Delegate Pencak Silat, Haris Nugroho, menyebut peraturan baru pencak silat tahun 2025 diterapkan pada Pomnas kali ini. Aturan itu dirancang agar pertandingan lebih aman dan meminimalisir cedera.
“Dengan fasilitas megah di Edutorium UMS, kami berharap semangat atlet semakin meningkat. Arena yang representatif memberi kehormatan tersendiri bagi pencak silat,” ujar Haris.
Dukungan juga datang dari Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) PP Muhammadiyah. Sekretaris LPO, Fajar Junaedi, menegaskan bahwa Muhammadiyah sejak awal berkomitmen memajukan olahraga nasional.
“Tokoh Muhammadiyah, Abdul Hamid, pernah tercatat sebagai bendahara pertama PSSI. Melalui Tapak Suci, Muhammadiyah juga berkontribusi besar pada pencak silat. Keterlibatan UMS sebagai tuan rumah Pomnas adalah bukti komitmen itu,” kata Fajar.
Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS dengan kapasitas 15.000 orang menjadi saksi kemegahan perhelatan ini. Tak hanya ribuan atlet dan ofisial, sejumlah pejabat nasional dan daerah turut hadir memberi dukungan, termasuk Ketua KONI Kota Solo, Kadispora, Kapolresta, Dandim, hingga tokoh olahraga nasional.
Pomnas XIX 2025 di UMS tidak hanya menjadi ajang perebutan prestasi, tetapi juga ruang silaturahmi antar mahasiswa dari seluruh Indonesia. Dengan semangat Pencak Silat Bergerak, Berprestasi, Berdampak, penyelenggara berharap lahir atlet mahasiswa yang mampu mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. (red- )







