IndonesiaBuzz: 6 Juli 2026 – Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Madiun Kota menutup rangkaian kegiatan Survival Camp Prasbhara Saka Bhayangkara yang digelar selama tiga hari di kawasan Embung Kali Piring, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun. Program pembinaan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, serta memiliki jiwa kepemimpinan dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung sejak 3 hingga 5 Juli 2026 itu diikuti 46 peserta, terdiri atas 31 anggota Saka Bhayangkara Angkatan XXXIX dan 15 kakak pendamping dari Angkatan XXXVIII. Selama mengikuti perkemahan, para peserta memperoleh pembekalan mengenai kepramukaan, kedisiplinan, pembentukan karakter, kerja sama tim, wawasan kebangsaan, hingga keterampilan bertahan hidup di alam terbuka.
Upacara penutupan dilaksanakan pada Minggu (5/7/26) dengan dipimpin Kanit Binkamsa Satbinmas Polres Madiun Kota IPTU Widada selaku Inspektur Upacara. Kegiatan turut dihadiri Kanit Binpolmas AIPTU Baharuddin, AIPTU Sulaiman, AIPDA Budiono, BRIPDA Okqy, serta para pembina Saka Bhayangkara Kota Madiun.
Dalam amanatnya, IPTU Widada mengajak seluruh anggota Saka Bhayangkara menjadikan nilai-nilai Dasa Dharma Pramuka sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan pentingnya membangun sikap disiplin, kepedulian terhadap lingkungan, serta memanfaatkan waktu dengan aktivitas yang bermanfaat.
“Jadilah pelopor kebersihan, kedisiplinan, dan terus mengamalkan nilai-nilai Dasa Dharma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari. Gunakan waktu dengan kegiatan positif yang dapat memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun masyarakat,” pesannya.
Sementara itu, Kasat Binmas Polres Madiun Kota AKP Danar Suntaka, menjelaskan bahwa Survival Camp Prasbhara merupakan salah satu program strategis pembinaan generasi muda melalui wadah Saka Bhayangkara. Program tersebut dirancang untuk membangun karakter, meningkatkan rasa tanggung jawab, serta menanamkan nilai kepemimpinan sejak dini.
Menurutnya, pembinaan yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada peningkatan keterampilan kepramukaan, tetapi juga bertujuan membentuk pribadi yang memiliki integritas tinggi, semangat kebangsaan, serta kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap anggota Saka Bhayangkara semakin siap menjadi generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan mampu menjadi pelopor dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta menjadi mitra Polri di tengah masyarakat,” ujar AKP Danar Suntaka.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai simulasi dan latihan yang menuntut kemampuan bekerja sama, mengambil keputusan, serta menyelesaikan persoalan di lapangan. Metode pembelajaran berbasis pengalaman tersebut diharapkan mampu membentuk mental yang tangguh sekaligus meningkatkan kemampuan kepemimpinan para peserta.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Keberhasilan penyelenggaraan Survival Camp Prasbhara menjadi bagian dari komitmen Polres Madiun Kota dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui pendidikan karakter yang berkelanjutan.
Melalui program tersebut, Polres Madiun Kota berharap anggota Saka Bhayangkara mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing, berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta menjadi mitra strategis Polri dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di Kota Madiun. (Kridho S/Koresponden Madiun).







