IndoesiaBuzz: 20 Oktober 2023 – Kraton Surakarta Hadiningrat, sebuah ikon budaya Jawa yang kaya sejarah, menjadi tempat pelaksanaan Seminar Kesehatan yang berfokus pada edukasi kecantikan budaya Jawa, serta pencegahan kanker payudara dan kanker serviks.
Acara ini diselenggarakan di Kagungan Dalem Sasono Mulyo, Kraton Surakarta, pada Jumat (20/10/2023). Seminar ini menjadi sorotan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan dan Universitas Indonesia.
Salah satu poin utama dari seminar ini, menurut KGPHA. Drs. Dipokusumo, M.Si., Pengageng Parentah Kraton Surakarta Hadiningrat, adalah upaya untuk menggabungkan budaya Jawa dengan kesehatan, serta memberikan edukasi tentang kecantikan budaya Jawa.
Menurutnya, kesehatan adalah hal utama dalam kehidupan, termasuk dalam konteks Kraton Surakarta. Gusti Dipokusumo menjelaskan bahwa wanita dalam Kraton Surakarta dan lembaga tradisi adat telah mewarisi nilai-nilai budaya Jawa yang masih dilestarikan hingga saat ini.
“Nilai-nilai tersebut termasuk perawatan tubuh, kecantikan, dan pemanfaatan ramuan jamu, lelaku, serta nilai-nilai filosofis,” ujarnya.
Gusti Dipokusumo menekankan pentingnya memahami dan melestarikan nilai-nilai ini untuk merawat tubuh dan kecantikan, sehingga budaya Jawa dapat tetap berkembang. Kraton Surakarta berperan penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat secara lebih luas mengenai kehidupan Keputren, dari masa lalu hingga sekarang.
“Kita beri pemahan kepada masyarakat tentang kehidupan Kaputren, baik tentang kesehatan, merawat kesuburannya, keturunan, kekeluargaan dan sebagainya,” jelasnya.
Sementara itu, M.Ng. Dr. dr. Tirta D. S. Husadadiprojo, M.Kes., menjelaskan, bahwa seminar ini juga bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pencegahan berbagai masalah kesehatan.
“Hal ini termasuk pencegahan kanker serviks dan kanker payudara, serta sosialisasi program Keluarga Berencana. Dalam acara ini, kami juga melakukan skrining kanker serviks dengan menggunakan metode IVA,” ungkapnya.

Peserta seminar saat melakukan tes kesehatan secara gratis.
Acara ini menciptakan harmoni antara kesehatan, budaya, dan kecantikan. Seorang peserta, Mega (25) asal Purwokerto berbagi pengalaman, bahwa seminar ini memberikan wawasan baru tentang perawatan kesehatan khususnya pada wanita.
“Kegiatan semacam ini penting bagi wanita, saya merasa dapat pengalaman baru, dan bisa tes kesehatan secara gratis,” tandasnya.
Seminar ini menjadi bukti bahwa budaya dan kesehatan dapat bersinergi, dan Kraton Surakarta Hadiningrat memiliki peran penting dalam melestarikan dan menyebarkan nilai-nilai budaya Jawa yang berkaitan dengan kesehatan dan kecantikan. Dengan kesadaran akan kesehatan dan kecantikan, masyarakat diharapkan dapat hidup lebih sehat dan menghargai warisan budaya yang berharga ini. @indonesiabuzz







