IndonesiaBuzz: Jakarta – Nike, sebagai salah satu merek sepatu terkemuka di dunia, memiliki kisah awal yang mengejutkan di balik keberhasilannya. Pada era 1960-an, pendiri Nike, Philip Hampton Knight atau Phil Knight, menjadi kelinci percobaan bagi pelatihnya, Bill Bowerman, yang memiliki ide gila untuk membuat sepatu sendiri.
Bowerman, pelatih atletik di University of Oregon, memutuskan untuk menciptakan sepatu dengan ide briliannya. Dengan belajar dari tukang sepatu dan melakukan eksperimen setiap minggu, Bowerman menciptakan sepatu-sepatu baru yang kemudian diuji coba oleh Phil Knight.
Dalam bukunya “Shoe Dog: A Memoir by the Creator of NIKE” (2016), Knight mengungkap bahwa awalnya ada lima orang lain yang juga menjadi kelinci percobaan, tetapi hanya dirinya yang cukup mendapat perhatian. Bowerman melihat peluang besar untuk meningkatkan kualitas berlari Knight melalui eksperimen sepatu.
“Sebagai mahasiswa baru dan junior, saya tidak dapat menghitung berapa kali saya mengikuti balapan lari untuk ujicoba sepatu buatan Bowerman,” kenang Knight.
Namun, di balik uji coba tersebut, hubungan antara Knight dan Bowerman semakin erat. Setelah sepatu buatan Bowerman yang diujicoba oleh Knight membantu orang lain meraih medali emas di ajang Olimpiade, keduanya memutuskan untuk memulai bisnis sepatu bersama.
Pada Januari 1964, mereka mendirikan Blue Ribbon Sports (BRS), di mana Knight menjadi pendiri dan Bowerman menjadi co-founder. Awalnya, BRS hanya menjadi distributor sepatu buatan Jepang di Amerika Serikat. Namun, pada tahun 1970-an, setelah eksperimen membuat sol sepatu dari cetakan wafel yang sukses, BRS mulai memproduksi sepatu sendiri.
BRS kemudian bertransformasi menjadi Nike pada tahun 1971, dan bersamaan dengan itu diperkenalkan “Swoosh” sebagai logo baru yang masih menjadi identitas Nike hingga sekarang. Nike segera berkembang menjadi raksasa industri sepatu, menguasai 50% pasar sepatu di Amerika Serikat pada tahun 1980 dan sukses melantai di bursa saham.
Menurut CNBC International, Nike saat ini memiliki penjualan lebih dari US$ 30 miliar, sementara pendiri Nike, Phil Knight, diketahui memiliki kekayaan mencapai US$ 40,8 miliar. Kesuksesan ini menandai perjalanan luar biasa dari seorang atlet yang dulunya menjadi kelinci percobaan, menjadi salah satu tokoh utama dalam industri sepatu global.@cinde





