IndonesiaBuzz: Wonogiri, 29 Oktober 2026 – Akses jalan penghubung Dusun Ngroto Wetan menuju Dusun Kebonagung, Kelurahan Bulukerto, Kabupaten Wonogiri, yang sebelumnya tertutup material tanah longsor, kini kembali dapat dilalui masyarakat. Pemulihan akses tersebut dilakukan melalui kerja bakti antara personel Polres Wonogiri dan warga setempat pada Kamis (29/10/2026).
Dengan menggunakan peralatan seadanya, personel kepolisian bersama masyarakat bahu membahu menyingkirkan material tanah yang menutupi badan jalan. Berkat kerja sama tersebut, jalur penghubung antarwilayah yang sempat terganggu kini kembali dapat dimanfaatkan untuk menunjang mobilitas dan aktivitas sehari-hari warga.
Peristiwa tanah longsor tersebut diketahui terjadi pada Senin dini hari (26/10/2026), sekitar pukul 01.00 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kejadian tidak turun hujan di wilayah tersebut. Material longsor berasal dari area lahan dengan luas kurang lebih satu hektare.
Personel Polres Wonogiri dan Warga Bersihkan Material Longsor
Upaya pembersihan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan personel Polres Wonogiri dan masyarakat sekitar. Mereka bekerja bersama menyingkirkan timbunan tanah yang menghalangi akses jalan agar dapat kembali digunakan.
Meski hanya mengandalkan peralatan seadanya, semangat kebersamaan menjadi modal utama dalam proses pemulihan tersebut. Keterlibatan warga dan kepolisian mempercepat penanganan material longsor yang sebelumnya menghambat konektivitas antara Dusun Ngroto Wetan dan Dusun Kebonagung.
Pulihnya akses jalan ini menjadi hal penting bagi masyarakat, mengingat jalur tersebut digunakan untuk mendukung mobilitas serta menunjang aktivitas sehari-hari antarwilayah.
Akses Pulih, Aktivitas Masyarakat Kembali Lancar
Setelah material tanah berhasil disingkirkan, jalan penghubung kedua dusun tersebut kembali dapat dilalui masyarakat. Pemulihan ini membantu mengurangi hambatan mobilitas warga yang sebelumnya terdampak akibat tertutupnya badan jalan.
Kerja bakti tersebut sekaligus menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang menghadapi dampak bencana alam. Kolaborasi antara kepolisian dan warga menunjukkan pentingnya respons bersama dalam menangani kondisi darurat yang mengganggu aktivitas masyarakat.
Selain memulihkan akses transportasi, kegiatan tersebut juga memperkuat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat melalui tindakan nyata di lapangan.
Wujudkan Semangat Polisi Bersama Masyarakat
Kegiatan gotong royong ini menjadi wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam membantu penanganan dampak bencana alam. Sinergi antara personel kepolisian dan warga menunjukkan bahwa semangat gotong royong memiliki peran penting dalam mempercepat pemulihan setelah terjadi bencana.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Wonogiri terus mendorong semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, dengan hadir, membantu, dan bekerja bersama warga dalam menghadapi berbagai persoalan di lingkungan sekitar.
Kebersamaan yang terbangun diharapkan dapat terus memperkuat kepedulian sosial serta meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana. Dengan demikian, upaya menjaga keamanan, keselamatan, dan kelancaran aktivitas warga dapat dilakukan secara bersama sama dan berkelanjutan. (@Yudi S/Koresponden Wonogiri).







