IndonesiaBuzz: Ngawi, 16 Maret 2026 – Menjelang arus mudik dan arus balik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Ngawi bersama Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Kementerian Agama Kabupaten Ngawi menetapkan tujuh masjid sebagai Masjid Ramah Pemudik yang dapat dimanfaatkan masyarakat yang melintas di wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.
Penunjukan tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama RI melalui pertemuan daring bersama seluruh kantor wilayah Kemenag se-Indonesia. Koordinasi itu bertujuan menyiapkan fasilitas ibadah sekaligus tempat istirahat yang nyaman bagi masyarakat selama perjalanan mudik Lebaran.
Berdasarkan hasil koordinasi tersebut, tujuh masjid di Kabupaten Ngawi ditetapkan sebagai Masjid Ramah Pemudik, yaitu Masjid Arrohman Mantingan, Masjid An Nur Sambirejo Mantingan, Masjid Mahronnisa Sambirejo Mantingan, Masjid Jami’ Al Hidayah Ngale Paron, Masjid Lintang Songo Ring Road Barat Ngawi, Masjid Al Amin Karangsri Ngawi, serta Masjid Nurul Iman Karangjati.
Masjid-masjid tersebut disiapkan untuk melayani para pemudik yang melintasi jalur utama wilayah Ngawi. Fasilitas yang tersedia antara lain area parkir dengan kapasitas sekitar 200 kendaraan roda dua dan 15 kendaraan roda empat, serta ruang ibadah yang mampu menampung sekitar 300 jamaah.
Selain itu, pengelola masjid juga menyediakan berbagai fasilitas pendukung seperti air minum gratis, toilet, hingga area istirahat yang dapat dimanfaatkan pemudik untuk beribadah maupun melepas lelah selama perjalanan.
Kapolres Ngawi Prayoga Angga Widyatama mengatakan kehadiran Masjid Ramah Pemudik merupakan bagian dari upaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang tengah melakukan perjalanan mudik.
“Keberadaan Masjid Ramah Pemudik ini merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik. Dengan fasilitas yang disiapkan, para pemudik dapat beribadah sekaligus beristirahat dengan nyaman,” ujarnya saat dikonfirmasi media, Senin (16/3/2026).
Ia menambahkan, inisiatif tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 guna menciptakan situasi arus mudik yang aman, tertib, dan lancar di wilayah Kabupaten Ngawi.
Melalui penyediaan fasilitas tersebut, diharapkan para pemudik yang melintasi Ngawi dapat merasakan kenyamanan selama perjalanan, sehingga perjalanan mudik berlangsung aman dan lancar serta masyarakat dapat merayakan Lebaran bersama keluarga dengan penuh kebahagiaan. (Esaputra /Koresponden Ngawi)







