IndonesiaBuzz: Madiun, 11 Februari 2026 – Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dan perundungan (bullying) terus diperkuat jajaran Polres Madiun Kota melalui pendekatan edukatif di lingkungan pendidikan dasar. Kali ini, Polsek Sawahan menggelar sosialisasi di SDN 2 Golan, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun, Rabu (11/2/26) pagi.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB itu diikuti sekitar 55 peserta, terdiri atas siswa-siswi, wali murid, serta tenaga pendidik. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala SDN 2 Golan Subiantoro, Kepala Desa Golan Sugiyo, serta jajaran guru.
Sosialisasi dipimpin Kanit Binmas Polsek Sawahan bersama anggota, dengan materi yang difokuskan pada bahaya penyalahgunaan narkoba dan dampak negatif bullying. Petugas memberikan pemahaman mengenai risiko kesehatan, konsekuensi hukum, hingga dampak sosial yang dapat mengancam masa depan anak-anak apabila terpapar narkoba.
Selain itu, siswa juga diajak memahami bentuk-bentuk perundungan, baik secara fisik maupun verbal dan psikologis, serta pentingnya membangun budaya saling menghormati di lingkungan sekolah.
Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto, menegaskan bahwa langkah preventif harus dimulai sejak usia dini agar anak-anak memiliki benteng moral dan pemahaman hukum yang memadai.
“Kami berkomitmen untuk terus hadir memberikan edukasi kepada anak-anak sejak dini. Bahaya narkoba dan bullying harus dipahami bersama agar tidak ada ruang bagi tindakan yang merugikan masa depan generasi penerus bangsa,” tegasnya.
Menurutnya, sinergi antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan pemerintah desa menjadi faktor kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi tumbuh kembang anak. Pendekatan yang dilakukan tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga interaktif agar materi mudah dipahami siswa.
Kegiatan berlangsung tertib dan lancar, dengan antusiasme peserta yang aktif bertanya dan berdiskusi. Polsek Sawahan menyatakan akan terus melakukan pembinaan dan penyuluhan serupa secara berkelanjutan sebagai bagian dari implementasi semangat Polri PRESISI.
Melalui langkah preventif berbasis edukasi ini, kepolisian berharap dapat memperkuat ketahanan generasi muda terhadap pengaruh negatif lingkungan sekaligus membangun budaya sekolah yang aman, inklusif, dan berkarakter. (Kridho S/Koresponden Madiun)







