IndonesiaBuzz: Boyolali, 13 Februari 2026 – Upaya memperkuat pembinaan generasi muda di Kabupaten Boyolali mengemuka dalam kegiatan silaturahmi antara jajaran Polres Boyolali dan organisasi kepemudaan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) serta Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), Kamis (12/2/26).
Pertemuan yang berlangsung pukul 11.32 hingga 13.50 WIB di Aula Bhara Merbabu Polres Boyolali itu dihadiri langsung Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra, didampingi Kasat Binmas AKP Joni Ariyanto dan Kasat Intelkam AKP Anis Arofah. Dari pihak organisasi, hadir Ketua IPNU Boyolali Landung Azbarkati beserta empat anggota, serta Ketua IPPNU Boyolali Nadia Elvaluna Sejati bersama tiga pengurus.
Kegiatan diawali dengan sambutan jajaran Polres, dilanjutkan perkenalan serta penyampaian maksud kunjungan dari IPNU dan IPPNU. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menyampaikan apresiasi atas inisiatif silaturahmi yang dinilai sebagai langkah strategis memperkuat kolaborasi pembinaan pelajar.
“Organisasi kepemudaan seperti IPNU dan IPPNU memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak, cerdas, serta memiliki wawasan kebangsaan yang kuat,” ujar AKBP Indra Maulana Saputra.
Kapolres menyoroti fenomena kenakalan remaja yang dinilai semakin kompleks, mulai dari balap liar, tawuran antarpelajar yang dipicu interaksi di media sosial, hingga meningkatnya perilaku menyimpang di kalangan remaja. Menurutnya, kondisi tersebut memerlukan langkah preventif berbasis edukasi dan pendampingan berkelanjutan.
Sebagai bentuk konkret sinergi, Kapolres menggagas pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) bersama antara Polres Boyolali dan IPNU-IPPNU. Pokja ini dirancang untuk menyusun materi edukatif serta program pembinaan yang menyasar pelajar, dengan tujuan menekan angka pelanggaran dan perilaku negatif di kalangan remaja.
Gagasan tersebut mendapat respons positif dari jajaran IPNU dan IPPNU Boyolali.
Ketua IPNU Boyolali, Landung Azbarkati, menyampaikan terima kasih atas sambutan dan dukungan Polres Boyolali. Ia memaparkan sejumlah program kerja organisasi yang berfokus pada pembinaan pelajar agar aktif dalam kegiatan positif.
Salah satu program yang tengah disiapkan adalah “Belajar Bersama Pelajar Boyolali” yang akan menitikberatkan pada dua isu utama: pencegahan penyalahgunaan narkoba dan edukasi terkait perilaku menyimpang di kalangan remaja.
Landung berharap Polres Boyolali dapat memberikan dukungan dalam bentuk pendampingan serta penyampaian materi agar program tersebut memiliki dampak yang lebih luas dan efektif.
Diskusi yang berlangsung selama dua jam itu berjalan dalam suasana akrab dan produktif. Pertemuan tersebut mencerminkan semangat kolaboratif antara aparat kepolisian dan organisasi kepemudaan dalam membangun ekosistem pembinaan yang berkelanjutan.
Sinergi ini diharapkan menjadi fondasi bersama dalam membentuk generasi muda Boyolali yang berkarakter, beretika, dan berdaya saing, sekaligus berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di tingkat lokal. (Bagas Andriana /Koresponden Boyolali)







