IndonesiaBuzz: Surabaya, 28 Januari 2024 – Polisi berhasil menetapkan enam pesilat sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan dua pemuda di Jalan Tunjungan, Surabaya. Terdapat tiga pelaku dewasa dan tiga anak-anak yang berhasil diamankan oleh Tim Jatanras dan sejumlah pihak terkait.
Tiga pesilat dewasa yang ditetapkan sebagai tersangka adalah MAJ, warga Desa Suruh, Sukodono, Sidoarjo; MGP, warga Perum Taman Puspa Anggaswangi, Sidoarjo; dan IA, warga Desa Disokepung, Sidoarjo. Sementara itu, tiga pesilat anak yang turut menjadi tersangka adalah NAF, warga Desa Suruh, Sukodono, Sidoarjo; SSNR, warga Gading, Tambaksari, Surabaya; dan WF, warga Gading, Tambaksari, Surabaya.
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Hendro Sukmono, menyampaikan hasil kerja sama tim penegak hukum. “Atas kerja sama Tim Jatanras dan sejumlah pihak terkait, kami amankan 6 oknum tersangka. 3 di antaranya dewasa dan 3 di bawah umur, 4 di antaranya sekolah dan 2 sudah lulus,” ujarnya dalam konferensi pers di Polrestabes Surabaya, Sabtu (28/1/2024).
Menurut Hendro, akibat pengeroyokan tersebut, kedua korban mengalami luka robek di bagian kepala, leher, telinga, hingga lebam dan memar di sejumlah bagian tubuh. Kedua korban sedang mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit terdekat.
“Terhadap oknum pesilat maupun gangster yang rusuh, arahan dari pimpinan kami, penahanan akan dilakukan di Polda Jatim,” tambahnya.
Hendro memastikan bahwa tidak akan ada upaya Restorative Justice dalam penanganan kasus ini. “Terhadap oknum perguruan silat atau gangster, tidak ada RJ. Penahanan di Polda Jatim dan pihak terkait, seperti sekolah dan perguruan, akan kami panggil untuk pertanggungjawaban. Ini pesan dari Bapak Kapolrestabes Surabaya,” tegasnya.
Keenam pesilat tersebut dijerat Pasal 170 ayat 2 terkait penganiayaan, dan mereka terancam hukuman penjara selama 9 tahun. Sebelumnya, pengeroyokan terhadap dua pemuda ini terjadi pada Minggu (14/1) malam di Jalan Tunjungan, Surabaya. Polisi telah memburu gerombolan pesilat yang terlibat, dengan total ratusan pemuda yang berkonvoi sambil mengendarai motor di beberapa kawasan Surabaya.





