Indonesiabuzz.com : Surakarta, 15 Juni 2025 – Ramainya polemik tentang izin tambang nikel di Raja Ampat, Papua, mendapat tanggapan yang cukup tegas dari Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), meski dirinya mengaku belum mengetahui kondisi di lokasi tambang.
Jokowi mengatakan bahwa apabila tambang tersebut merusak lingkungan, maka sebaiknya dihentikan.
“Saya belum melihat, belum tahu lapangannya seperti apa. Tapi kalau mengganggu lingkungan, kalau perlu disetop ya disetop, kalau perlu dicabut ya dicabut,” ujar Jokowi di kediamannya di Sumber, Solo, Jumat (13/6/2025).
Pernyataan dari Jokowi tersebut, mengundang pemikiran dan pertanyaan lebih lanjut. Pasalnya, perpanjangan izin tambang nikel tersebut dilakukan pada 2023, dimana Jokowi masih menjabat Presiden RI. Ketika ditanya tentang hal tersebut, Jokowi mengaku bahwa hal tersebut adalah ranah dari kementrian.
“Proses tersebut merupakan bagian dari prosedur teknis yang ditangani oleh kementerian,” ucap Jokowi.
Saat ini ada 4 izin yang dipegang oleh PT GAG Nikel yang telah dicabut dan mendapatkan larangan untuk beropersi. (Ananda-Red)







