IndonesiaBuzz: Ponorogo, 11 November 2023 – Pemerintah pusat melalui Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinu) melakukan perbaikan enam ruas jalan menuju destinasi wisata di Kabupaten Ponorogo. Perbaikan ini menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 16,45 miliar.
Kepala Jatimbalinu Surya Hadi mengatakan, perbaikan jalan tersebut dilakukan di dua koridor, yaitu Koridor Sampung dan Koridor Ngebel. Koridor Sampung menghubungkan Ponorogo dengan Monumen Reog dan Museum Ponorogo, sedangkan Koridor Ngebel menghubungkan Ponorogo dengan Telaga Ngebel.
“Ada tiga segmen jalan di Koridor Sampung, yaitu Somoroto-Ngambakan sepanjang 2,6 kilometer, Carat-Ngambakan 2,17 kilometer, dan Ngambakan-Sampung sepanjang 2,5 kilometer. Tiga segmen lainnya berada di Koridor Ngebel,” kata Surya, Jumat (10/11/2023).
Surya menjelaskan, perbaikan jalan ini sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2023 tentang Percepatan Konektivitas Jalan Daerah.
“Perbaikan meliputi overlay pengerasan aspal dan hotmix, serta pelebaran menjadi 5 meter. Pelaksananya PT Surya Kencana Sakti dengan kontrak mulai 31 Oktober,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengapresiasi langkah pemerintah pusat dalam memperbaiki jalan menuju destinasi wisata di daerahnya. Ia mengatakan, pembangunan di Ponorogo kini berbasis pentahelix, yaitu melibatkan pemerintah, swasta, akademisi, masyarakat, dan media.
“Jika APBD tidak cukup menyokong pembiayaan, maka sokongan datang dari APBN. Sebagaimana pembangunan ruas jalan Somoroto-Ngambakan. Akhir tahun sudah kelihatan bagus. InsyaAllah perbaikan jalan poros yang menjadi konektor beberapa wilayah akan kita selesaikan pada 2024,” kata Sugiri.
Ia berharap, pembangunan jalan ini akan membawa dampak positif bagi sektor pariwisata dan perkembangan ekonomi di Ponorogo. “Sampung dan Ngebel adalah dua destinasi wisata pemikat. Dengan jalan yang bagus, tentu akan menarik lebih banyak wisatawan ke sini. Ini juga akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya. @indonesiabuzz






