IndonesiaBuzz: Karanganyar, 18 Juni 2025 — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar mulai mengambil langkah antisipatif menyusul temuan puluhan kasus baru Covid-19 di Indonesia. Salah satunya dengan menyiapkan ruang isolasi di RSUD Karanganyar untuk menghadapi kemungkinan lonjakan pasien terinfeksi.
Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Karanganyar, Kristanto Setyawan, menyampaikan bahwa pihaknya telah bersiap dengan sejumlah skenario penanganan. Termasuk di dalamnya penyediaan rapid tes untuk pasien dengan dugaan Covid-19 serta ketersediaan ruang isolasi.
“Untuk ruang isolasi apabila dibutuhkan tambahan, kita juga sudah menyiapkan skenario. Sementara ini ada 19 ruang isolasi yang disiapkan,” kata Kristanto saat ditemui di Karanganyar, Rabu (18/6).
Ia menambahkan, pemerintah daerah juga telah menerbitkan Surat Edaran terkait kesiapsiagaan Covid-19 sebagai bagian dari upaya preventif.
Bupati Karanganyar, Rober Christanto, turut menegaskan komitmen daerah dalam menghadapi potensi peningkatan kasus. Ia mengatakan kesiapan tidak hanya dilakukan dari sisi fasilitas, namun juga dari segi SDM rumah sakit.
“Sudah disiapkan hadapi peningkatan Covid-19, termasuk ruangan (isolasi),” ujar Bupati Rober.
Langkah ini diambil setelah Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengumumkan adanya 72 kasus positif Covid-19 yang terdeteksi di Indonesia dalam periode Januari hingga Mei 2025. Juru Bicara Kemenkes, Widyawati, mengungkapkan bahwa dari total 2.160 spesimen yang diperiksa, sebanyak 2.088 dinyatakan negatif, dan 72 positif. Ia memastikan tidak ada laporan kematian akibat temuan kasus tersebut.
“Tidak (ada kasus meninggal),” ujar Widyawati dalam keterangan pers di Jakarta.
Pemkab Karanganyar mengimbau masyarakat tetap waspada dan menjaga protokol kesehatan, meski tingkat kematian akibat kasus terbaru ini masih nol. Pemerintah juga meminta warga segera memeriksakan diri jika mengalami gejala yang mengarah pada infeksi Covid-19.







