IndonesiaBuzz: Surakarta, 22 November 2025 – Prosesi paringdalem pepancen atau penyerahan hak gaji abdi dalem dari mendiang SISKS Pakoe Boewono XIII kepada penerusnya, SISKS Pakoe Boewono XIV, digelar khidmat pada Jumat (21/11/25) di Kagungandalem Plataran Sasana Hadi.
Acara ini dihadiri para abdi dalem, pangageng bebadan, para gusti, serta ulama, yang sejak pagi tampak memenuhi area plataran. Mereka duduk bersila rapi di atas karpet merah, mengenakan busana adat lengkap dengan blangkon dan selempang tugas. Suasana sakral terasa kuat, terlebih dengan latar pohon besar yang menjadi simbol spiritual keraton.
Meski SISKS PB XIII telah wafat, terdapat satu amanah yang harus tetap ditunaikan: pemberian pepancen atau gaji kepada abdi dalem yang memiliki tugas (garap). Prosesi hari itu menjadi momentum penting karena kewajiban tersebut kini secara resmi diteruskan oleh SISKS PB XIV.
“Pepancen punika taksih dados pepanjen almarhum, nanging kedah dipun-lajengaken dening SISKS PB XIV,” ujar salah satu pangageng bebadan dalam prosesi tersebut. Momentum ini menandai kesinambungan tugas dan tanggung jawab antara dua raja yang bersinggungan dalam masa transisi kekuasaan.
Di balik prosesi adat yang berjalan tertib, terlihat bagaimana para abdi dalem menerima keputusan tersebut dengan penuh hormat. Mereka mengikuti rangkaian acara hingga selesai, sebagai bentuk loyalitas terhadap keraton dan penghormatan terakhir terhadap perintah PB XIII yang belum tuntas.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin ulama keraton, menandai selesainya prosesi paringdalem sawarga dan dimulainya pelaksanaan pepancen di bawah kepemimpinan SISKS Pakoe Boewono XIV. (red)







