IndonesiaBuzz : Madiun, Minggu 16 Agustus 2026 – KAI Daop 7 Madiun bersama komunitas pencinta kereta api menghias lokomotif KA Madiun Jaya (Manja) dengan ornamen bernuansa merah putih di Depo Lokomotif Madiun, Minggu (16/8/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan Railfans Pecel +63 Madiun dan siswa Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) sebagai bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, kegiatan itu menjadi agenda tahunan KAI Daop 7 Madiun.
Selain memperingati kemerdekaan, kegiatan tersebut diarahkan sebagai ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas sekaligus mengenal lebih dekat dunia perkeretaapian nasional.
Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan keterlibatan komunitas dan siswa PPI menjadi bagian dari upaya mendorong aktivitas positif di kalangan anak muda.
Ia menyebut kegiatan menghias lokomotif juga diarahkan untuk membangun kecintaan terhadap kereta api dan nasionalisme.
“Kegiatan ini kami laksanakan sebagai wadah sekaligus upaya dalam mendukung kegiatan positif para generasi muda agar semakin cinta kepada kereta api. Melalui kegiatan menghias lokomotif menggunakan ornamen nuansa merah putih ini, kami ingin menumbuhkan kecintaan terhadap transportasi KA sekaligus memperkuat rasa nasionalisme terhadap NKRI,” ujar Tohari.
Seluruh peserta terlibat langsung dalam proses penghiasan lokomotif di area operasional depo. Untuk menjaga keselamatan, peserta mengenakan perlengkapan kerja seperti safety vest dan mengikuti kegiatan di bawah pengawasan petugas kompeten dari depo lokomotif.
Tohari mengatakan sinergi KAI dengan Pecel +63 Madiun dan PPI diharapkan dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas sekaligus memperkuat ketertarikan terhadap perkeretaapian.
Seluruh rangkaian kegiatan tetap dilaksanakan dengan memperhatikan standar keselamatan di lingkungan operasional depo.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan membawa pesan nasionalisme.
Semangat itu dikaitkan dengan nilai perjuangan dalam menjaga kedaulatan, persatuan, dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (@Arn/Hms)







