IndonesiaBuzz: Wonogiri, 10 Januari 2026 – Menteri Agama Nasaruddin Umar meresmikan tiga gedung baru Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri (STABN) Raden Wijaya Wonogiri, Sabtu (10/1/26). Kehadiran gedung baru tersebut diharapkan mampu meningkatkan mutu layanan pendidikan sekaligus melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Peresmian gedung ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Menteri Agama, dilanjutkan penanaman pohon serta peninjauan langsung sejumlah ruang di gedung baru kampus tersebut. Dalam sambutannya, Menag Nasaruddin menekankan bahwa pembangunan infrastruktur pendidikan harus sejalan dengan penguatan kualitas sumber daya manusia.
“Gedung baru ini tidak hanya soal keindahan dan kecantikan fisik. Yang lebih penting, ia harus melahirkan insan cendekia yang cerdas secara intelektual, mumpuni, dan paripurna,” ujar Nasaruddin kepada wartawan.
Menurutnya, intelektual sejati bukan sekadar mereka yang memiliki pengetahuan, tetapi yang mampu mengamalkan ilmunya dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Hal tersebut, kata dia, sejalan dengan filosofi nama gedung Adinata yang bermakna utama, sebagai simbol lahirnya insan kamil yang paripurna dan mampu memberi pencerahan bagi lingkungan sekitarnya.
Menag juga berharap keberadaan gedung baru STABN Raden Wijaya Wonogiri dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Wonogiri. Ia menilai kampus negeri satu-satunya di wilayah tersebut memiliki peran strategis dalam memperkaya khazanah sosial, budaya, dan spiritual masyarakat.
Sementara itu, Ketua STABN Raden Wijaya Wonogiri, Sulaiman, menjelaskan bahwa gedung baru tersebut akan difungsikan sebagai ruang perkuliahan, laboratorium, serta pusat pembelajaran ecoteologi. Konsep ecoteologi yang dikembangkan menempatkan pelestarian lingkungan dalam perspektif keagamaan.
“Ecoteologi ini melihat lingkungan dari konteks agama. Agama mewajibkan manusia untuk melindungi alam. Di sentra ecoteologi ini tidak hanya menanam pohon, tetapi juga mengembangkan program daur ulang sampah, termasuk pemanfaatannya menjadi bahan bakar. Program ini akan mulai berjalan tahun ini,” jelasnya.
Dukungan terhadap pengembangan STABN Raden Wijaya Wonogiri juga datang dari Pemerintah Kabupaten Wonogiri. Wakil Bupati Wonogiri Imron Rizkyarno menegaskan komitmen pemkab dalam mendukung keberadaan dan kemajuan kampus tersebut, salah satunya melalui pemberian hibah lahan seluas 8,4 hektare, yang sebagian digunakan sebagai lokasi pembangunan gedung baru.
“Dengan pembangunan ini, diharapkan STABN Raden Wijaya Wonogiri semakin lengkap, semakin eksis, dan menjadi kampus favorit di Kabupaten Wonogiri,” ujar Imron.
Dengan bertambahnya fasilitas pendidikan dan penguatan program akademik berbasis nilai keagamaan serta kepedulian lingkungan, STABN Raden Wijaya Wonogiri diharapkan mampu memperkuat perannya sebagai pusat pendidikan tinggi keagamaan yang relevan dengan tantangan sosial dan ekologis masa kini. (@Yudi S/Koresponden Wonogiri)







